Posts Tagged "ginting"

Anak Melumang

Mencermati cerita anak berjudul Princess Ginting Pase, ada hal yang agak mengganjal dan saya mencoba meluruskannya, berharap sih penulisnya membaca. Sehingga ke depannya mau menelisik lebih ke dalam, agar walaupun menulis cerita rakyat tetaplah berdasarkan kenyataan, karena yang mungkin dianggap sepele tetapi justru krusial lho.

Jika pada cerita itu disebut sang paman adalah saudara laki-laki bapak Putri Ginting Pase, sebetulnya Putri Ginting Pase harus memanggil mereka dengan sebutan BAPAK (Bapauda) dan IBU (Nandenguda).  Sementara Paman dan Bibi diperumpamakan dengan Kila dan Bibi dalam adat Karo, maka pasti yang dimaksud yang bersaudara adalah bapak Putri Ginting Pase dengan adik perempuannya. Atau bisa juga saudara dari pihak Ibu, tapi tetap bukan saudara laki-laki bapak. Panggilan Bibi tak boleh digunakan untuk memanggil istri dari saudara laki-laki bapak dalam adat Karo. 

Read More

Ginting Pase

Bulan lalu ada Jakarta Book Fair, dan saya sempat ke sana 2x dan benar-benar menguras kering kantong yang ditukar dengan setumpuk tinggi buku anak-anak. Harganya pun variatif ada yang cuma dua ribu lima ratus perak, termahal sih sampai tiga puluh ribuan. Ada SERI PRINCESS karangan Ali Muakhir yang diterbitkan oleh Little Serambi. Buku cerita anak ini terbit dalam 2 bahasa, yaitu bahasa Indonesia dan bahasa Inggris.

Sejak saya paham tentang merga silima, saya hanya mengingat Ginting Munthe (karena bapa saya Ginting Munthe), Ginting Suka, Ginting Seragih, dan Ginting Jawak. Gara-gara Ginting Pase ini, saya jadi tahu bahwa ternyata sub dari Ginting itu sendiri masih banyak, dan bisa dilihat selengkapnya di blog  Petra Baru berjudul Budaya Karo Sejarah Marga-marga.

Read More

Kuta Kemulihen Simalem

Tentang kebanggaan saya pada kampung halaman tempat saya dilahirkan, sudah sangat jelas toh?  Apalagi dalam banyak postingan saya begitu bersemangat menuliskan tentang TANAH KARO dan SUKU KARO yang sangat banyak orang tidak mengenalnya, tergerus oleh kepopuleran suku Tapanuli alias Batak Toba. Tapi tulisan kali ini sama sekali tidak berencana menceritakan apapun tentang KARO, walaupun tetap sih jika dikaitkan ya tetap ada hehehe

Ini tentang Giveaway yang diadakan Una, tentang keinginan untuk mengunjungi sebuah tempat yang paling diidam-idamkan. Bicara tentang tempat, sudah pasti panjang daftar yang saya ingin sekali datangi, dalam dan luar negeri. Sewaktu masih gadis saja daftarnya sudah selembar kertas folio, apalagi sejak punya suami,  dobel deh panjangnya. Ke sana mau, ke sini pengen, semakin panjang daftar, semakin bingung menentukan pilihan. Ada Derawan yang pantainya masih perawan, ada Bromo dan kota Batu yang dingin, ada Belitung yang baru saja dikunjung mba Fanny, tapi dari semua tempat itu, ada satu yang paling ingin saya wujudkan, dan memang harus segera diwujudkan, selagi masih ada waktu, selagi masih ada kesempatan. Mau tau apa? Simak yuuuk ….

Read More

Cerita Sedih: September Kelabu

Sejak kami hijrah ke Jakarta, dan sejak saya mampu membeli tiket pesawat, sejak 2003 saya jadi rajin mudik.  Acara mudik ke Medan semakin lancar saja, apalagi sejak AirAsia banting harga. Tahun 2005, tepatnya bulan Agustus, saya mudik dan menghabiskan sedikitnya satu minggu di kampung halaman. Berhubung orang tua di Jakarta, dan setiap mudik sudah pasti saya tinggal di rumah Bapatua di daerah Simpang Tuntungan.

Read More

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 48 other subscribers