Resensi

“The Blind Side”

THE BLIND SIDE adalah salah satu film kisah nyata yang paling ingin saya tonton sejak  saya tahu kisah ini di internet. Begitu penasaran ingin melihat sosok Leigh Ann yang telah menyelamatkan dan menjadi sosok yang begitu dominan dalam perjalanan menuju suksesnya seorang Michael Oher. Leigh Ann, perempuan borju yang berlimpah uang dan kasih sayang ini, memanfaatkan dengan sangat baik apa yang sudah dan sedang dimiliki. Caranya berbagi kasih dengan spontan, begitu menginspirasiku.

Read More

127Hours (to find) Letters to Juliet

Hari ini sungguh hari santai sedunia, dua film tuntas ditonton sehari ini dan baru saja usai sekitar 10menit yang lalu. Film 127Hours menjadi pilihan utama karena membaca postingan Daeng Ipul, dan setelah sempat mengintip di youtube, maka rikwes dong ke suami untuk donlot-in film itu. Jika harus cari dvd-nya dulu, udah males duluan hehehe

Pada waktu yang bersamaan, saya juga rikwes untuk didonlot-in film “Letters to Juliet”. Sesungguhnya hasrat untuk menonton film ini sudah ada sejak film ini tayang di XX1, tetapi saya lupa kenapa kami tak jadi menontonnya, dan baru teringat lagi setelah membaca postingan Kak Monda kemarin.

Read More

“TRUST”

Hancur! Dunia seperti kiamat saja rasanya. Beginikah akhirnya? Beginikah??? Anak perempuan saya diperkosa! Dia diperkosa, di saat usianya baru saja 14tahun. Baru kemarin kami merayakan ulang tahunnya, dan aku menghadiahinya MacBook! Dan dari sanalah bencana ini berawal. MacBook dan telpon genggam yang kubelikan untuknya justru merampas masa depannya. Demikian sang ayah merutuki diri tiada henti. Penyesalan yang selalu datang terakhir, justru menjadi awal sebuah malapetaka.

Read More

Sehari bersama PERAHU KERTAS

Sudah seminggu dihajar sama batuk kering atau apalah namanya, yang jelas bikin badan rontok *tapi jujur seneng juga ngeliat celana melonggar tanpa arah*. Tapi sejak si batuk menyerang, masih aja bandel motor-motoran ke mana-mana, bahkan malam pergantian tahun aja masih begadang dengan alasan keponakan tersayang mau tiup lilin untuk ulang tahunnya yang ke-5. Iya, tadi malam tuh tiga keluarga berkumpul di rumah bapak, menunggu detik-detik pergantian tahun sekaligus menunggu momen pertambahan usia si centil Egidia. Dengan suara yang sangat minim pun masih juga tidak bisa tinggal diam, tetep aja ikut ngoceh ini itu, alhasil, si batuk makin parah.

Read More

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 50 other subscribers