Blog Cinta dalam Serpihan Kata punya Juli sedang berulang tahun yang ke-4, dan karena diminta membuat postingan tentang orang yang paling dicinta, maka saya berusaha membuang jauh-jauh rasa malas dan moody-an itu. Hampir sih sang moody mementahkan postingan ini, apalagi setelah membaca postingan Pakde tentang Orang yang Paling Saya Cintai yang kalimat penutupnya penuh ancaman itu, membuat hati ketar-ketir ingin melipir
Jadi siapa orang yang paling saya cintai?
Mamak, tentu saja! Tetapi jika yang saya pajang gambar bapa, bukan berarti saya sudah tidak mencintai mamak lagi, karena pastilah selalu ada tempat tersendiri untuk mamak yang takkan pernah tergantikan oleh siapapun. Hanya saja, sepeninggal mamak, kami punya waktu lebih banyak mengenal bapa, yang perannya tak begitu kami rasakan, tertutup dominansi mamak. Dulu, semua selalu tentang mamak. Selalu!
Sekarang, kami tinggal punya bapa. Dan semua selalu tentang bapa. Hanya saja, begitu sulit memenangkan hati bapa. Jika mamak bisa disuap dengan makanan enak, film bagus atau plesiran, semua itu sama sekali tak laku di hadapan bapa. Kalau mamak dulu senang dibelikan barang, sebaliknya bapa pasti hampir selalu memaksa mengganti uang kami setiap kami membawakan sesuatu untuknya.
Bapaku adalah orang kampung yang SMA pun tidak tamat, tapi sibuk kursus bahasa Inggris ketika sudah punya 2 anak. Orang kampung yang tiba-tiba merantau ke ibukota tanpa bekal memadai. Petani yang kemudian berkutat dengan mesin setelah mempreteli mesin bemo, dan memasangnya kembali dengan bimbingan seorang montir. Menurutnya, begitulah seseorang harus belajar agar usaha yang dijalankan bisa maju atau setidaknya bertahan. Kakek untuk 8 cucu ini tentu sayang sama cucu-cucunya tapi tidak suka jika cucunya berkumpul di dekatnya. Berisik, begitu katanya.
Dulu, bapa adalah sosok yang kadang kejam di mata kami anak-anaknya. Kaku dan terlalu njelimet dalam mengambil keputusan. Bapa bukan tipe orang yang senang membuang waktu sekedar mengumbar kata di warung kopi. Dia lebih suka berada di rumah menghabiskan waktu yang menurutnya lebih berguna. Dan sampai sekarang pun begitu. Rumah adalah segalanya bagi bapa.
Sekarang, saya sadari ternyata saya menyayangi bapa sebesar saya juga menyayangi mamak. Sedihnya, baru menyadari hal ini setelah mamak tak ada. Apa yang saya anggap dulu cuma buruk sangka bapa, sebagian ada benarnya. Kalimat DO THE BEST, PREPARE FOR THE WORST! sungguh-sungguh dijalankannya. Menerima hal buruk jauh lebih sulit daripada hal baik, makanya harus bersiap, begitu kata bapa.
Begitulah Juli, kisah tentang orang yang paling kucinta saat ini, yang terasa ada, setelah tak ada mamak. Dan dengan penuh cinta pula ikut meramaikan ulang tahun blogmu yang ke-4. Semoga berjaya selalu ya Jul

Teraa ada setelah tiada…saat ini ortu saya masih lengkap sebesar apa saya mencintai Ibu,,semoga sebesar itu pula saya menyayangi Bapak..
Congrats Mbak…layak jadi juara postingannya..
ririe recently posted… » Andai [kau tahu] ini Ramadhan Terakhir
dan…mumpung masih ada, betul kita ‘jaga’ orangtua kita yg tinggal satu2nya ini ya…
ah, jadi terharu bacanya… pantas bila tulisan ini jadi juara… selamat Niq!
Aku masih punya mamak tapi bapakku sudah tiada. Dan bagiku, cinta itu terasa kuat setelah beliau tiada. Kini aku merindukannya setiap hari. Padahal dulu paling malas walau sekedar menelpon beliau
*nyusutairmata*
Selamat ya, Jeunk… Anda memang layak jadi juara
Dewifatma recently posted… » Ku Cinta Dia
Asikkk post iki menang tho mbak. Selamat ya. Mejuah-juah…
Tebak Ini Siapa recently posted… » Monggo, Mari Ke Pabrik Monggo…
hihihi iyo Na, tumben ra melu Na?
etapi untung Una gak melok ding, jadi ngurangin kebingungan Juli hahaha
Saya baru menyadari mencintai Bapak setelah bapak sakit mbak
Gak bisa jalan 2 bulan, saraf pahanya ketarik,
Hampir tiap malam saya menangis, teringat ketika Bapak sehat
Selamat ya mbak, parfumnya buat Bapak atau suami nih
Esti Sulistyawan recently posted… » Karate vs Menari
andai bapaku senang wangi2 pasti kupersembahkan untuknya mbak
masalahnya, kejadulan bapaku itu tak diragukan lagi, dia tak mengenal pengharum tubuh sampai hari ini,
dan anehnya, ga mandi seharian pun gak bau ketek hahaha …
jadi, hadiah itu mau tak kasihkan suami saja yang mau ultah bentar lagi hehehe
semoga bapaknya mba Esti membaik yah, emang kita pasti gak tegalah liat orang tua sakit
aku bisa bayangin, karena dulu mamakku kan sempat sakit 7tahun sebelum berpulang.
Emang baru kerasa kehilangan setelah gag ada orang yang kita sayangi yaa mbak niq, semoga mamak nya bahagia melihat keluarga yang masih ada dengna penuh kasih sayang
Niar Ningrum recently posted… » Asyiknya Jadi Silent Reader
Sayang, sih, sama bapak saya. Tapi, susah mau nunjukin rasa sayangnya. Jarang ngobrol sama bapak.
ya memang begitulah
cinta kadang terasa lebih indah
setelah dia pergi…
rawins recently posted… » Ratu Boko
Terharu banget bacanya Mba Nique. Semoga Bapa selalu sehat Mba..
kisah yang mengharukan nih… sosok seorang bapak di mata anaknya di tulis dengan baik,…..
msh beruntung mba punya bapa..mk itu syangi dia spt mba sayang mamak.
ga ada penyesalan nnt spt apa yg sdh mimi lakukan thdp ortu…mlh mrk sdh ga ada 22nya.
sukses jg kontesnyass
*nangees*
aku jadi iri samamu niq karena masih ada bapak
bapakku pun ditinggal ibuku tapi gak sampe setahun beliau menyusul ke alam sana tapi tetap cinta buat mereka berdua selalu terasa indah dan besar di hati kita
iya Jul makanya kusayang2 niy bapaku
iya jangan sampe nyesal nanti karena gak peduliin dia ya niq
Ketika membaca postingan ini, saya merasakan bahwa apa yangdikatakan Mb Niq memang benar, mamak atau ibu yang melahirkan kita adalah orng yang paling kita sayangi. Tapi setelah dipikir-pikir dan dihanyati, ternyata saya pribadi merasa kesulitan untuk memutuskan siapa orang yang sangat saya sayangi, karena bapa atau ibu mempunyai perannya masing-masing yang tidak bisa kita bandingkan, mana yang lebih baik diantara keduanya.
ded recently posted… » RUMAH STROBERI
Iya NiQue, orang-orang tercinta itu baru terasa hilang kalau mereka sudah tak ada…padahal saat masih ada, semuanya berjalan biasa-biasa. Jadi sebaiknya kita memang lebih menghargai orang-orang tercinta yang masih ada itu, kayak bapak NiQue ini, kasih sayang dan perjuangannya telah menjadikan NiQue seperti sekarang :
Selamat ikut lomba ya!
iya mba,apalagi suami lumayan sering bilang, klo apa yang saya tidak suka dari bapa ternyata sudah saya tiru dengan sempurna kekeke …
Bapa lebih muda dan segar drpd perkiraan eMak.
#hehhe iya dunk, Nique juga masih imut begitu.
LJ recently posted… » TdRM #5 Cerita Anak SMA: Cupid Melinda
itu gara2 nyarap oatmeal tiap pagi Mak
sayangnya anaknya ini kaga bisa ngikutin jejak bapa nyarap sehat getoh hehehe
Ha ha ha ha…mengapa daku disebut-sebut. Awas kalau ketemu.
Saya juga kurang dekat dengan bapak kecuali ketika minta uang. Semua aktivitasku banyak bertumpu dan diarahkan emak je.
Semogaa berjaya bersama saya
Salaam sayang selalu.
Pakde Cholik recently posted… » Orang Yang Paling Saya Cintai
cinta pada ibu
dan bapak
tak tergantikan oleh siapapun!
Ikkyu_san recently posted… » End of July
Jam segini kok belum tidur Ni
marsudiyanto recently posted… » Masih Anak SMA
cinta orang tua emang abadi ya nik…
arman recently posted… » Bulan Juli Ini…
iya Man
lu lagi seneng kan ada orang tua di situ
nikmatin waktu ya Man