Sebenar-benarnya saya sedang menahan diri untuk tidak menulis tentang sesuatu yang sedang nge-trend, termasuk soal Lady Gayrah ataupun Pilkada DKI. Dua isu ini memang sangat merangsang untuk ditulis, apalagi pagi ini di BlogCamp pakde juga membahasnya. Dan mas Necky membahas tentang apa yang akan terjadi tanggal 11 Juli nanti. *sigh*
Sebelum tanggal 18 Mei 2012 kemarin, saya sudah blingsatan mencari tahu apakah nama saya sudah tercatat sebagai calon pemilih. Namun apa daya, bolak balik ke situs KPUD tetap saja nama saya tak ada di sana. Anehnya, nama suami justru ada. Padahal kami sama-sama numpang alamat di rumah bapa lho. Kenapa malah anaknya gak tercatat, justru menantu yang tercatat. Aneh tapi nyata!
PEMILU ataupun PILKADA entah sudah berapa kali berlangsung. Dan sejak punya HAK PILIH tak sekalipun saya berhasrat untuk berperan serta. Begitupun, ketika seseorang menjadi pemimpin, saya tak berteriak, itu bukan pilihan gue! Karena saya pun mahfum bahwasanya semua (sepertinya) sudah direkayasa. *eh kok jadi ingat lagunya Camela Malik berjudul Rekayasa Cinta yah hehehe*
Lain dulu lain sekarang. Sekarang, saya begitu berhasrat. Desperate-lah pokoknya. Sampai-sampai saya mengintimidasi suami, agar nanti dia mewakili suara saya. Itupun kalau benar dia sayang sama saya. *maksa ini namanya*
Emang kenapa sih Ni begitu inginnya berperan serta? Tak lain tak bukan, karena sosok Kangmas Jokowi. Walaupun telinga saya dibikin pedas sama bapa, yang sudah sangat pesimis dengan petinggi-petinggi negeri ini. Apalagi bapa bilang, takkan sanggup mas Joko-mu itu melawan orang-orang yang sudah keblinger itu. Tapi saya bilang, berharap yang terbaik itu tidak ada salahnya ‘kan? Daripada memilih yang jelas-jelas tak mampu, bukankah lebih baik menjajal yang baru? Dibalas apa coba? Itu tuh, kayak iklan obat, “buat perbaikan kok coba-coba” hahaha … tertawalah kami bersama.
Ehm, postingan ini BUKAN kampanye, tetapi cuma suara hati saya saja. Mungkin saya cuma terprovokasi oleh pemberitaan tentangnya, tapi saya kira media cukup bisa dipercayalah. Apalagi media sekarang, yang sedang senang-senangnya mencari kebusukan para petinggi dan selebriti. Jadi kalau Kangmas itu punya cacat, cuma menunggu waktu saja, pasti akan muncul juga dipermukaan.
Ah sepertinya ini cuma PEPESAN KOSONG, wong jelas-jelas saya tak punya hak bersuara. Walau sudah menitip pesan sama suami, belum tentu juga di dalam kotak TPS nanti dia memenuhi keinginan saja. Dan bukan cuma saya saja yang tak punya hak suara. Bapa dan adik saya pun tak tercatat namanya. Entah dengan adik yang lain
Jadi sejatinya saya tinggal berharap padaNYA. Ya, cuma padaNYA!
Oya, pasti pada tanya dong kenapa nama saya tidak tercatat? Kalau saya pikir-pikir sih ini gara-gara eKTP. Kaitannya? Itu lho, ‘kan tahun lalu ramai-ramai digelandang ke kantor RW untuk bikin eKTP, katanya mau keluar tapi sampai sekarang belum keluar. Sementara ulang tahun saya ‘kan bulan Maret kemarin. Mau diperpanjang pun disuruh nunggu eKTP keluar saja. Nah lo?! Apo indak bingung awak dibuatnyo? Tapi mau bilang apo lagi, diam sajalah. Teriak-teriakpun tak akan ada bedanya. Kali ini saya memilih dan setuju pada ‘silent is gold‘. Moga-moga GOLD nya bener-bener muncul di laci saya nanti hehehe
Jadi, bagi rakyat Jakarta, gunakalah hak pilihmu dengan bijaksana. Walaupun kita curiga akan ada kecurangan di sana dan di sini, setidaknya kita sudah berusaha. Kita pilih yang terbaik, sisanya biarkan tangan Tuhan yang menyelesaikannya
huahahaha….sampai judulnya pun sama banget. Gw juga ga punya hak pilih koq nique, makanya berharap banget sama yg punya hak pilih tolong pilih dengan baik….jangan sampai salah milih yah….. udah salah milih presiden, salah pula milih gubernur…jangan donk…kita butuh perubahan yg radikal kalau perlu…..hidup gubernur baru
Necky recently posted… » Peranan Penting Media
Saya juga minat ngikutin pilkada kali ini. Malas aja…
Tapi saya dukung mas Joko…
Alris recently posted… » Nostalgia
Kasihan rakyat Indonesia,selalu mengatakan bahwa pemimpinnya ini-itu.
Kalau buang sampah seenaknya, begitu banjir pemerintah pula yang disalahkan.
Pakde Cholik recently posted… » Kontes Unggulan: Indonesia Bangkit
yang saya tau dr tetangga yg kemarin habis ultah & kehabisan masa KTP nya… dia tetep ngurus eKTP nya, tp juga diurus perpanjangannya.
karena eKTP jadinya taon depan alias 2013, kalo KTP perpanjangannya sudah jadi 1 minggu setelah ngurus.
irmarahadian recently posted… » Anak, Mendampingi Belajar si Kecil
Wuah…Om Jokowi kehilangan satu suara-nya donk =(
Bella Sirait recently posted… » Jembatan Keramat
begitulah kira2
ngemeng ngemeng soal ektp, sepupu saia dobel tuh. Soalnya dapet surat dari lurah lama dan baru
*doi pindah ngikut suami dan sudah memiliki kk sendiri, sebelumnya ikut kk ortu
maia recently posted… » Free or Paid hosting
wah beneran mb, kalau ndak punyo ektp nanti ga bisa nyoblos? aduhh aku ga punya juga, hehe..
Jadi penasaran dengan pak Jokowi, kemarin lihat berita kalau ada perenang yang rela berenang dengan kaki terikat di kepulauan seribu untuk memberi dukungan moril ke pak Jokowi..
Padahal saya ga begitu tau sepak terjangnyo??oowh emji kemane aje looh..
Ayo gunakan hak pilih! Hidup Pilkada!
intan rawit recently posted… » Ayo Bangkit dan Temukan Jati Dirimu wahai Pemuda!
aku jg kagum sama bapak satu itu mbak, cuma entah kenapa aku malah berharap dia tetap di Solo aja, ga terkontaminasi sama racunracun ibukota
misstitisari recently posted… » Ada Air Mata Setiap Bercerita Tentangmu :’)
hmm, cuma berharap kelak siapapun yg terpilih bisa menuntaskan problem banjir dan kemacetan di jakarta,,
alkahfi recently posted… » kalau marah lebih baik diam
Selamat memilih……
kami yang bukan penduduk jakarta.. mengamati melalui TV aja deh
Elsa recently posted… » Papuma Beach
saya juga bukan penduduk jakarta.
tapi saya sie menjagokan ahok dan jokowi..hehe
Herman Tan recently posted… » Ulang Tahun Warnetku Yang ke-4
Saya bukan penduduk Jakarta …
Sehingga saya tidak punya hak pilih di Jakarta
namun demikian saya sangat berharap …
siapapun yang terpilih nanti … bisa membenahi Jakarta dengan sebaik-baiknya …
Tidak bisa instant memang … namun sekali lagi saya berharap ada banyak tindakan nyata yang menuju kearah perbaikan …
Salam saya Nike
nh18 recently posted… » BATU
NiQue, kalo di Surabaya sini KTP yang udah ada tetep wajib diperpanjang lo, E-KTP juga jalan terus…jadilah saya nggak pernah ada masa ‘tidak punya KTP’.
Sayang sekali Pilkada disini bukan dalam waktu dekat, atau jangan-jangan pas saya pindah, eh Pilkadanya malah digelar…hehe
Apa kabar, niQuuuueeeee?
bintangtimur recently posted… » Kehidupan tak dirancang untuk selalu menang
kabarku baik mbak Irma

entahlah, emang disengaja juga begitu kali
biar ntar yg nyoblos atas nama saya dan keluarga saya yang lain diwakilkan
kan pengawasnya mereka2 juga hehehe
saya sih maunya ada terjadi perubahaan… kira kira calon calon yang skrg ada itu cukup idealis dan mampu bertahan dengan dari suap suap yang datang bak air hujan itu ya…? semoga deh….. kali ini Rakyat Jakarta butuh pemberani.
applausr recently posted… » Belajar Berenang dengan Homo
semoga perubahan yang diharapkan benar2 terjadi yah
Hahaha tadi mbakku ke pasar ketemu Jokowi. Seneng banget dia, salaman dll gitu, eh sekarang Mbak Ni ngomongin Jokowi.
Kalau aku sih nggak dukung Jokowi :-p
Biar dia di Solo aja, ahahaha~
Tapi milih sopo liyane mbuhhh… wkwk
Tebak Ini Siapa recently posted… » Serba Salah: Antara Ketegasan dan Ketidaktegaan
dejavu ya Na
jangan gitu dong Na, biarlah Kangmas itu njajal kemampuan di Jakarta
mosok ngurusi Solo terus. takut banyak mal di SOlo ya klo kangmas urban ke Jakarta? hehehe
ya Nique.. Jika tak bisa ikut serta, mari lakukan usaha terakhir yaitu berdoa.. Tuhan tidak diam.
LJ recently posted… » Aku Bangkit Menulis Blog Kembali
pastinya Mak, aku ini mau berdoa terus sampai Pilkada deh, biar jurdil
biar diterangi tuh hati nurani orang2 yg ngurusin ini
biar mereka sadar, jangan sampai nunggu tiarap dulu negeri ini baru sibuk bebenah.
wah ternyata pendukung kotak-kotak juga ya? hehehe. sama sih sebetulnya. tapi aku bukan warga DKI. nggak punya KTP DKI. jadi nggak bisa ngapa-ngapain juga sih. kalau misalnya mas Joko tidak kepilih, dia jadi pemimpin di kota-kota kecil lainnya saja. kenapa? Jakarta banyak “penjahatnya”. kalau dia dicelakai orang (ini cuma pikiran terburuk saja sih), kan eman-eman.
krismariana recently posted… » Pentingnya Naik Kendaraan Umum di Jakarta
iya sih, bapaku juga bilang gitu.
tapi kita kan manusia mbak, Tuhan lebih berkuasa di atas segalanya.
mas kotak2 bisa celaka di mana aja kok.
tapi jika DIA bilang itu tak boleh terjadi, pasti kangmas itu akan baik2 saja.
sayang ya mbak gak bisa ikutan milih
Errrr….kapan ya terakhir menggunakan hak sura *kemudian hening*
Orin recently posted… » Senggigi, Tunggu Aku!
emang pernah Rin? aku sih blom pernah sama sekali lho.