Bapaku Aneh

AAA

Bapaku itu ayah teraneh di dunia. Sering bertukar cerita dengan para sahabat tapi tak kutemukan jenis ayah seperti bapaku. Kemandiriannya dan keteguhan hatinya itu yang jarang kutemui. Di usianya yang sudah uzur, kulihat semangat hidupnya masih sangat tinggi. Aku saja kalah. Sering dalam menghadapi masalah-masalah besar terpikir jalan pintas. Naudzubillah … Itulah tanda kerapuhan jiwaku, yang seringnya menjadi malu bila berkaca pada kehidupan Bapa.

Terus, anehnya gimana Ni?

Anehnya adalah bapaku itu paling ogah menerima pemberian anaknya. Pernah satu kali saya tanya, kenapa sih bapa selalunya menolak atau bahkan mengganti dengan uang setiap barang yang kami berikan? Dengan tegas bapa menjawab, karena dia punya penghasilan sendiri yang masih lebih dari cukup. “Saya ‘kan punya uang sendiri, lain cerita kalau saya tak punya penghasilan.”

Baru-baru ini, kami mampir ke rumah bapa dengan maksud memberikan sepotong kaos. Reaksi pertama dari wajahnya, saya lihat senang sekali. Tiba-tiba bapa bilang, “kaos ini terlalu besar buat saya.” Saya bersikeras, dan meminta bapa mencoba saja. Saya yakin pas, karena postur tubuh bapa tak jauh beda dengan postur suami. Nah, benar saja, kaos itu pas di badan, sedap pula dipandang. Lalu, bapa bertanya berapa harga kaosnya. Dengan santai saya menyebut sejumlah angka. Saya kaget ketika bapa bilang, “kok murah?” Dalam benak saya, wah, gaya euy bapaku, harga segini dibilang murah. Lalu saya menyahut, “lagi diskon, Pa. Jadi ya lumayan deh. Coba kalau normal kan sekian harganya pak.” Barulah bapa bereaksi, “lho? bukan sekian harganya? Kalau begitu, mahal kali kaosnya. Tapi gak apalah, bagus ini bahannya. Saya pun tak ngerti kalau beli sendiri. Sini satu lagilah, tapi saya maunya bayar.”

Meledaklah tawa kami berdua, karena memang sudah kami duga bapa akan seperti itu. Bapa pun ikut tertawa. Seperti biasa, kami tentu segan menerima uang bapa. Tapi bapa bersikeras membayar. Suami sudah merasa tak enak hati. Akhirnya saya mencoba mengambil jalan tengah. “Ya udah, bapa bayar 1 kaos saja ya, ‘kan yang 1 itu memang sudah kami niatkan mau kasih ke bapa.” Untung bapa setuju, itupun tetap dilebihkannya juga jumlah uang yang diberikan ke saya. Hehehe … itulah maka saya sebut bapa saya aneh!

Di lain kesempatan, saya datang sendiri ke rumah. Lalu setelah ngobrol ngalor ngidul, saya beritahu bapa agar lain kali jangan membayar apapun yang kami berikan. Karena bagaimanapun, sebagai anak, pasti kami pun ingin memberi pada orang tua. Saya memberi alasan, kalau suami sering tidak enak hati jika bapa membayar sejumlah uang dari barang yang kami berikan. Tapi lagi-lagi bapa bilang, “Saya ‘kan punya uang sendiri, lain cerita kalau saya tak punya penghasilan.”  Haduh!!!

Kejadian ini bukan sekali dua, tapi SERING! Kesal sendiri jadinya. Tapi mau bagaimana lagi, begitu pula sudah jadi tabiatnya. Memang macam-macam ya polah orang tua di muka bumi ini. Ada teman saya yang orang tuanya malah ngomong ke kiri dan kanan kalau anaknya tidak mau memberi apa yang mereka minta. Ya, tipe orang tuanya suka meminta dan mereka merasa sah-sah saja, walaupun mungkin si anak kesulitan untuk memenuhi permintaan orang tuanya. Jika melihat orang tua seperti itu, saya sih merasa beruntung banget punya bapa yang malah sebaliknya. Tetapi tetap saja yah, lebih senang jika  bapa mau menerima pemberian kami begitu saja. Ah, tak mungkin ini terjadi sih, selama Kopaja bapa berjalan lancar :-)

Apakah sohiblogger ada yang mempunyai  sosok seorang ayah seperti bapa saya ini? :D 

25 Comments

  1. hehehe, kalo ibuku ngga pernah minta, tapi papa sering minta yang murah-murah…dan kami senaaaaaaang sekali apalagi jika bisa membelikannya. Soalnya kalau kami belikan/berikan hadiah yang mahal diterima tapi tidak dipakai jadi mubazir. Paling senang tanya, “Papa mau apa?” dan dijawab, “Belikan papa kaca pembesar ya…” hihihi

    Tapi kami anak-ank juga sering minta (pinjam) duit pada papa (padahal ngga perlu sih), dan dengan bangganya dia kasih. Merasa bahwa masih bisa KASIH duit pada anaknya :)

    well setiap orang kan berbeda
    Ikkyu_san recently posted… » Lagu Musim Bunga

  2. Kalo orang tuaku sih lain lagi mba… Mereka ga pernah minta apapun pada anak-anaknya, apalagi walapun udah pensiun, ayahku masih aktif dengan berbagai aktifitas lainnya yang menghasilkan rupiah juga. Otomatis kalo untuk berdua dengan ibu, rupiah yang mereka miliki cukuplah setiap bulannya. Tapi… jika diberi oleh anak-anaknya, tentu mereka akan terima, itupun karena kami pake trik, triknya adalah sebuah kalimat : ‘Yah, Mi, ini hadiah untuk ayah dan Umi, kalo ditolak, kami akan sedih dan hilang semangat dalam mencari rezeki. Jadi harus diterima.” hehe.
    Ya akhirnya diterima. Walau ibuku juga seringkali membelikan ini dan itu untukku, adik-adikku juga Intan.

    Memang orang tua aneh-aneh ya mba… #dah kebanyakan, mau cabut ah sebelum disindir…

    eh iya, welcome back mba…. liburannya pasti asyik yaaa? :)

  3. ya begitulah orang tua yg kadang ego masih tinggi padahal suatu kesenangan bagi anak bisa memberi hadiah kepada Ayah dan Bunda

  4. ortu biasa gitu. kadang kalo dibelikan kaos malah ditanyain harganya setelah tahu jadi ngomel mahal gini kok dibeli. hehehe.
    fanny recently posted… » PEDAGANG TELUR YANG TIDAK JUJUR

  5. Beruntung Niq masih mempunyai bapa yang penuh semangat dan mandiri, Bapak saya sudah berpulang dan beliau tak tertandingi oleh sosok Bapak lain juga :)
    YSalma recently posted… » Hewan Peliharaan Anak

  6. Beruntung banget kamu Nique. Kalo bapakku dulu selagi masih hidup biasa aja, kalo lagi gak ada uang yang minta tapi gak maksa. Kalau membayar barang yang kita kasih gak pernah.
    Alris recently posted… » Nostalgia

  7. Kalau orang tuaku sih, tidak masalah kalau anaknya mau membayarin, karena dalam hatinya mereka juga ingin merasakan dan mungkin juga bangga kalau dibayari oleh anaknya ….
    @zizydmk recently posted… » Foto Ala Princess

  8. kalo begitu tinggal dikasih rasa sayang, perhatian, dan doa dari anaknya; kalo yang ini ga mungkin dikembalikan, kan? dan saya rasa malah senang menerimanya….
    Akhmad Muhaimin Azzet recently posted… » Panggilan di Pintu Surga

  9. kadang juga begitu kok mb…
    cuma saya tidak pernah kasih tau harganya….
    dan seringnya saya kasih beliu berdua ( bpk + ibu ) pas dihari ulang taonnya….atau pas ulang taon pernikahannya….:)
    irmarahadian recently posted… » Ibu, Iris Bawang Tanpa Nangis

  10. malah enak mbak nique punya Bapak kayak gitu….berarti bapak ngga mau nyusahin anak…meskipun sebenarnya niat anak tulus…tp mungkin pertimbangan Bapak lain…

    Kalo ibuku ngga pernah minta sama anak…tp kalo dikasih beliau akan terima dgn senang hati…krna itu artinya rejeki…kan katanya gak boleh menolak rejeki hehehe….
    nia/mama ina recently posted… » Menggambar/Melukis

  11. Semangat hidup orang tua kadang mang jauh dari para muda. Bahkan dikala kondisi kurang memungkinkan menurut kita.

    Pemberian kan tidak harus dalam bentuk materi kan? Jadi teringat almarhum bapak

  12. weeehhh keren euy bapaknya, patut di contoh itu, ntar kl saya jadi bapak2 mau kaya gitu ah, wew boleh dong, hihihi :D
    stupid monkey recently posted… » Blogger Ngirit Konten

  13. mungkin bapa tidak mau menyusahkan anaknya mbak

  14. unik dengan kemandiriannya ya… bukan aneh ah…
    bapa yg membanggakan malah.. :)
    mechta recently posted… » Hak Anak

  15. Nique….itu sebenarnya merupakan salah satu kebanggaan dirinya yang tidak mau menyusahkan orang tuanya. Ga ada masalah kalau ternyata dia membayar apa yg elo berikan kepadanya. Uangnya elo sisihkan, hingga suatu saat nanti beliau membutuhkan dan elo sendiri ga bingung gimana tuh…solusinya??
    Kalau bapakmu punya uang lebih, saya berani bilang kalau dia akan selalu memberikan sesuatu kepada anak2nya….benar ga?? *moga2 tebakan gw bener nih…*
    Necky recently posted… » Hidup Damai

  16. wah, aku tak banyak kasih sesuatu ke papa, sudah almarhum tak lama setelah aku bekerja,
    beliau bila diberi sesuatu oleh anaknya, selalu dengan bangga dipakainya
    monda recently posted… » Goofy Test

  17. Aku malah salut dengan Bapaknya mba, yeap mba beruntung, kondisinya berbeda banget sama orang tua matre di sinetron2 (halahh kaya biasa nonton sinetron aja hehe).. mending mba curhat sama ibu atau orang dekat bapak biar mereka yang ngomong ke Bapak untuk sekali-sekali menerima pemberian mba, jujur.. rasanya senang banget ketika orang tua mau menerima pemberian kita :)
    nufadilah recently posted… » Jika ia tidak mencintaiku, kenapa aku harus?

  18. Ayahnya mbak Nique idealis juga ya? Saya senang orang-orang idealis seperti ini. Salam hormat buat bapaknya ya..

  19. ya begitulah orang tua ya.. maksudnya gak mau ngerepotin anak gitu lho. maunya uang anak ya biar dipake anaknya sendiri. malah kalo bisa ya apa2 maunya masih dibayarin biar meringankan beban anak… :D

    yah namanya anak kan selalu jadi anak kecil di mata orang tuanya kan… walaupun sebneernya anaknya udah dewasa dan udah mandiri ya.. :)
    arman recently posted… » Si Ganteng

  20. ahh jd inget Papa, Papaku juga beggitu mba ni, dulu awalawalnya aku suka kasih uang buat Papa, eh taunya uangnya ditabung sama Papa terus dikasih ke aku rekeningnya…pernah jg kasih baju barangbarang lainnya jg Papa mau bayar
    tapi akhirnya skrg aku punya cara, kalau mau kasih barang ke Papa, sekalian semuanya dikasih, ya Mama ya kedua adikku juga, jadinya Papa ngga bisa deh bikin alasan buat bayar2 lagi huehehehehe
    misstitisari recently posted… » The King 2 Hearts

  21. Wihiii..unik juga ya Bapaknya :D
    Tapi boleh juga sih, berarti Bapaknya mbak gak mau terlalu berharap sama anak2nya selagi masih bisa beli dengan uang sendiri :)
    Jarang2 lho :D
    Zippy recently posted… » Komunikasi Lengkap Seharian

  22. pernah ngasih gaji pertama ke bapak, tidak pernah kasih barang sih mbak jadinya tidak pernah dibayar hehehe. saya masih meminta sama bapak. hehehe… #jadimalu
    Hima recently posted… » Apa Cite-cite Kalian?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

CommentLuv badge

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 33 other subscribers

Recent Posts

Penemuan Termutakhir

Penemuan Termutakhir

April 23rd, 2014

Frekuensi menulis saya semakin jarang. Menyedihkan sekali melihat blog ini terlantar. Sepertinya say...

No thumbnail available

Prihatin?

April 23rd, 2014

Belum lama ini, seorang tetangga menyampaikan keprihatinannya pada saya. Merasa kasihan melihat saya...

No thumbnail available

Kampung Koruptor

April 10th, 2014

Di Medan sana, ada sebuah kampung namanya SUNGGAL. Sahibul hikayat, ini cerita dari bapa saya bahwa ...

No thumbnail available

Takut Tekor

March 26th, 2014

Setelah seminggu ini tenang-tenang memantau pegawai yang baru dikirim dari kampung, tiba-tiba tadi m...

Tips Bagi Penjual On-Line

Tips Bagi Penjual On-Line

March 19th, 2014

Keponakanku Attar akan 40 hari tanggal 21 Maret nanti. Biasa deh, ada acara 40 hari, gunting rambut ...

Categories

%d bloggers like this: