Bali-Lombok-Bali Sebaiknya Naik Apa?

AAA

Pada postingan sebelumnya, sudah jelas ya kisaran biaya kalau naik pesawat dari Bali ke Lombok. Apakah moda transportasinya cuma pesawat saja? Tentu tidak! Kita bisa menempuhnya melalui jalan darat – biasa disebut travel – dengan jarak tempuh up to 10jam. Berhubung keberangkatan saya ke Lombok via udara, maka saya tidak punya data akurat yang sesuai dengan pengalaman saya jika ke Lombok melalui darat ataupun laut.

Tetapi, saya bisa berbagi cerita tentang ini jika dari Lombok ke Bali. Dasarnya kami menggali informasi tentang transportasi yang lain, awalnya karena kami ingin merasakan transportasi selain pesawat. Apalagi posisi kami saat itu ada di Gili Terawangan, bukan di Mataram. Apabila kami nekad tetap menggunakan pesawat, maka berikut ini perincian biaya yang harus kami keluarkan.

Perahu dari Terawangan ke Bangsal = Rp 10.000,-
Cidomo dari Bangsal ke pool Taksi = RP 10.000,- (kalau tidak mau naik Cidomo, bisa jalan kaki sekitar +/- 5km)
Taksi dari Bangsal ke pos Damri di Senggigi = Rp 70.000,- (taksi burung biru)
Damri dari Senggigi ke BIL Praya = Rp 25.000,-
Tiket pesawat (Trans Nusa – beli on spot – sangat tidak  disarankan) = Rp 350.000,-
Airport Tax = Rp 20.000,-
Jarak tempuh +/- 5jam. Total = Rp 485.000,-/orang/satu kali jalan.

Bagaimana kalau mau langsung saja naik ferry dari Terawangan?  Bisa banget! Jarak tempuhnya pun cuma +/- 1 jam. Dan pilihan pun masih beragam. Mau ferry mewah? Kisaran biayanya antara Rp 650.000,- ; tujuannya : Padang Bai. Dari Padang Bai masih harus naik kendaraan umum atau charter mobil dengan kisaran harga Rp 150.000-200.000,-; jadi total bisa habis Rp 800.000,-. Menurut majalah Lombok Guide edisi 19mar-2april yang saya peroleh dari supir taksi burung biru yang mengantar kami dari Senggigi ke Bangsal, ini situs kalau mau menggunakan jasa ferry mereka. Alamatnya di Jl. Danau Tamblingan No. 51B, Sanur, Bali, situsnya : www.gilicat.com.

Wah, Ni, mahal itu, ada yang lebih murah? Ada! Naik perahu dengan biaya Rp 350.000,- dari Teluk Nara, Trawangan. Tujuannya : Padang Bai. (Oya, jangan tanya harga di pos pelabuhan pas kita tiba itu yah, karena di situ harga yang ditawarkan Rp 500.000,- dengan tujuan dan perahu yang sama.) Nah, dari Padang Bai ke Denpasar masih sekitar 2jam lagi. Ketika kami menghubungi taksi burung biru, apakah di sana ada mangkal armada mereka, ternyata tidak ada taksi di sana. Jadi mau tak mau ya naik angkutan umum, Kalau cuma bermodalkan ransel 1, tak masalah sih, tetapi kalau membawa koper, kok kayaknya ribet ya kalau harus ganti-ganti kendaraan. Belum lagi nanti acara tawar menawar dengan angkutan umum.

koper + buku panduan selama plesir di Lombok

Sebetulnya ada transportasi yang paling MURAH, cuma yaaa jarak tempuh 2x lipat  dan waktu yang dihabiskan pun 2x lipat (10jam) dari waktu yang saya habiskan ketika memilih naik pesawat menuju Bali. Biayanya cuma Rp 200.000,-/orang. Kendaraannya pun bervariasi, ada APV, AVANZA dan lain-lain. Penjaja jasa transportasi ini banyak kok ditemukan di Trawangan, harga yang dipatok pun sama semua. Hanya saja, ketika kami mendapat informasi bahwa mobilnya BELUM TENTU ber-AC, saya menyerah. Tak mampu saya membayangkan, diam di mobil selama 10jam tanpa AC? Pengap? Bau? Entahlah, tak bisa saya gambarkan karena belum saya jajal. Bagi yang tidak buru-buru dan hanya bermodalkan tas punggung, saya kira tak ada salahnya juga menjajal moda transportasi satu ini, agar bisa cerita sama kita ‘kan hehehe

Dengan seksama kami meneliti dan menimbang-nimbang kira-kira akan memilih yang mana. Sempat sudah kuat hati memilih naik perahu yang ke Padang Bai, tetapi urung lagi begitu mendengar cerita orang tentang susahnya angkutan umum dari Padang Bai ke Denpasar. Tak siap mengambil resiko, maka kembali kami memilih pesawat untuk membawa kami kembali ke Denpasar :)

PS : Special buat Ila, semoga informasi ini cukup membantu yah.

PS: Yang tertarik memiliki buku TRAVELICIOUS LOMBOK seperti di gambar, boleh hubungi penulisnya langsung di sini.

32 Comments

  1. kamu ahli banget kayaknya di dunia transportasi hihihi *usulin jadi mentri transportasi deh*

  2. waduh detail sekali ya…. mantap nih.. apakah di buku itu sedetail penjelesanmu di Blog.
    applausr recently posted… » Ulang Tahun lagi…..

    • sok dibaca atuh bukunya eh dibeli ding maksudku :D
      umm klo soal info yang satu ini kayaknya sih nggak ada, karena penulis kan ASLI Lombok.
      beda sama saya yg pelancong dari jauh, kudu ada biaya dari mana ke sana gitu deh heheehe

    • ya udah, naik pesawat aja biar cepet sampenya ;D

    • klo gitu, pake pesawat aja mbak :D lebih cepet dan nyaman juga kan. atau klo ada dana ekstra ya charter ferry aja hehehe

  3. Buku serupa aku dapat dari Mbak Anaz waktu lomba Ngeblog, semoga suatu saat aku pakai juga ya buat pelesir Lombok trus Bali :)

    • oya? semoga bermanfaat bukunya ya mbak Keke :)

  4. Aku pernah dari Bali ke Lombok naik Ferry kurang lebih 3jam (lupa tepatnya).. Ga mau lagiiiiii.. Kapooook.. Alasannya sih lebih kearah aku orangnya emang gampang mabok laut.. X__X
    bebe recently posted… » My So-Called Review: The Avengers

    • 3jam????? waduh! untung kemarin gak nekad njajal ferry yak, bisa manyun saya hehehe … kan mereka bilangnya cuma 1jam gitu deh.

    • oya? tempo hari pengen plesir ke Padang Bai gak kesampaian juga, soalnya tempat lain lebih menarik hati hehehe .. padahal pengen juga liat suasana padang bai seperti apa, biar klo lain waktu dolan ke Lombok jadi bisa lebih kuat dasar pertimbangan memilih moda transportasinya hehehe

  5. Saya ikutan membaca saja karena belum ada rencana ke Lombok ataupun ke Bali. Mungkin siutu saat aku bisa terbang kesana. Btw, selama berlibur kesana kemari pasti sudah kopdar dengan para blogger nya dong. Gak ada cerita seruny nih, kopdaran dengan blogger :?

    Salam hangat serta jabat erat selalu dari Tabanan
    Sugeng recently posted… » Cerita Sediri

    • hehehe hampura atuh mas Sugeng, perjalanan kami selama 10hari asli ber2an doang, gak ada cerita kopdar dengan blogger manapun.
      Walau waktu ke Tabanan, saya ingin sekali bersilaturahmi bertemu Labib, namun apa daya, ternyata kalau ber2an itu bisa membuat lupa pada hal2 lain hahahaha …

  6. wah kalo urusan cepat. pesawat emang tiada dua nya, kecuali kalo mau ke warung sebelah aja. ngak usah naik pesawat.

    wahh info nya mantap. dan ada harga harga nya.
    Bayu Hidayat recently posted… » EPL MASTERS BRUNEI, Tua Tua Keladi

    • hihihi iya ya Bay, kebayang gak klo ke Brunei kudu naik kapal laut? :P

  7. Ane dulu cuma naek bis, paket biaya 600.000 pp dari semarang! Bhahaha

    • naik bis dari Semarang? Berapa jam tu?
      Pernah sih ngerasain naik bis Pahala ke Bali, mayan deh bikin pinggang patah2 :D

    • yep! kecuali nanti ditemani seseorang yang bisa melumerkan hatimu untuk menemaninya berpetualang dengan ferry ke sana hehehe

    • ahahaha ngece yaaa :P
      berenang pan bukan keahlianku pe :P

  8. baca postingan ini saya justru jadi ingat novel Sunset Bersama Rossie-nya Tere Liye. Setting ceritanya di dua tempat ini.

    Selamat berlibur, Mbak Ni. Ditunggu oleh-olehnya. hehehe…

    • sudah pulang nih Bi, oleh2nya ada 2 koper langsung dikirim ke laundry langganan hahaha

  9. Saya juga kayaknya milih naik pesawat aja, niQue…liburan menurut saya harus dibuat nyaman…thanks informasinya ya, mesti nabung dulu nih kalo selalu pengen liburan nyaman mah…hehe :D
    bintangtimur recently posted… » Suami sekolah, saya pulang ke rumah…

    • iya mbak Irma, buat emak2 sih pasti milih pesawat, karena pengen cepet2 sampai di tujuan kan hehehe

      sengaja ditulis lengkap mbak, mengingat saya kesulitan sekali waktu butuh informasi pas mau berangkat kemarin.

    • sengaja kok, biar siapapun yang baca, punya bayangan budget yang harus dipersiapkan kalau mau ke sana.
      soalnya kemarin pas mau pergi, saya kebingungan, gak punya patokan dasar.

      bahkan, kalau saya mengandalkan patokan biaya yang di buku itu, bisa gawat, karena polanya beda. yang di buku itu memang cocok untuk yang backpackeran :)

      jadi gak heran ya di tivi ada bikin acara RANSEL VS KOPER hehehe

  10. hmmm… ketiga-tiganya aku tak tahu menahu
    *ijin duduk manis aja ahhh
    Maya recently posted… » Heaven on Earth

    • makanya ini dikasih tahu biar tahu hehehe

      ya udah niy sambil nyicipin pisang goreng sama teh manis yak :D

Trackbacks/Pingbacks

  1. Tersanjung Sebelum Tersandung | nicampereniqué.me - [...] itu nyangkut ketika orang mencari dengan keyword tertentu; salah satunya tentang transportasi dari Bali ke Lombok, hotel di danau …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

CommentLuv badge

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 32 other subscribers

Recent Posts

No thumbnail available

Aku Rapopo

June 9th, 2014

Dulu, ketika belum menikah saya masih senang dandan. Tak jarang full make up untuk momen yang tidak ...

No thumbnail available

Melarang Atau Membiarkan?

June 8th, 2014

Sudah hampir 2 bulan ada tugas rutin antar abang Reza dan adek Egi latihan renang. Jadi mulai deh me...

No thumbnail available

PLN Lagi

May 13th, 2014

Naiknya TDL membuat kami putar otak, bagaimana caranya agar masak nasi bisa menggunakan listrik deng...

No thumbnail available

Move On

May 12th, 2014

Kemarin 2 sahabatku datang berkunjung. Kebetulan suami sedang ada acara di Central Park sana, jadi k...

No thumbnail available

Antisipasi dan Berserah!

May 8th, 2014

Selama lima tahun punya usaha, kami piker kami seringkali menghadapi karyawan yang ulahnya sudah min...

Categories

%d bloggers like this: