Ibunya Kemana?

AAA

Saya sering tertanya-tanya sendiri, ketika para bocah yang masih dibawah 6 tahun masuk ke dalam warnet. Bukan sekali dua saya mengusir anak-anak itu, dan mereka tetap saja muncul tanpa rasa kapok. Dan pastinya itu bikin kadar emosi saya semakin meningkat.

Pertanyaan yang memenuhi benak saya adalah IBUNYA KEMANA??? Kok bisa ya membiarkan anaknya yang masih kecil bepergian tanpa dampingannya?

Saya membandingkan dengan cara saya menjaga Reza dan Egi, yang saat ini sudah berusia -8thn dan 6thn+. Tanpa dilarang pun, mereka tidak berani masuk ke minimarket/warung sendirian. Memang kami tidak membiasakannya. Kalaupun saya mengajari mereka bertransaksi, tetap saya dampingi sampai di depan warung, lalu saya persilahkan dia masuk ke dalam sendiri dan melakukan transaksi. Saya tetap diluar mengawasi, dan menemani kembali ke rumah. Selalu seperti itu!

Kecuali jika mereka kembali ke rumah sendiri, yang letaknya di dalam gang, sehingga lebih aman kalaupun sampai disuruh untuk membeli sesuatu ke warung. Begitupun, di gang itu ada yang buka usaha PlayStation, tetapi 2 bocah ini tidak sekalipun berani masuk sekedar melihat-lihat apalagi minta ijin main.

Oleh karena itu, jangan salahkan saya, jika saya menganga kesal bercampur jengkel, sama ibu-ibu yang entah sibuk apa dirumahnya, sehingga tak peduli anaknya sedang kemana. Sekali waktu, pernah ada seorang ibu yang datang marah-marah mencari anaknya. Anaknya yang masih kecil itu diseret pulang. Tak tahan rasanya tidak ikut campur, tapi saya harus bisa menahan diri. Saya mencari kesempatan untuk bicara.

Pernah satu kali saya bicara sama seorang ibu, agar tidak sakit hati kalau anaknya tidak saya perkenankan masuk ke dalam. Mau tau reaksinya? Dia cuma mendengus tanda tak senang. Saya pun jadi merasa seperti emak-emak rempong yang usil sama urusal orang lain :( Niatan yang baik memang tak selalu disambut dengan baik. Saya menyadari sekali akan hal itu. Tapi, tetap saja sampai hari ini saya belum bisa menerima begitu saja keadaan ini. Masih tak lelah-lelah saya pasang badan agar parah balita ini tidak sampai masuk. Sering juga kecolongan, jika para asisten yang sedang berjaga.

Aaah…apa ibunya pada sibuk nonton sinetron? Atau malah sedang nyari kutu sambil bergosip? Atau malah sedang bekerja? Jangan-jangan yang ketiga ini, dan jika itu yang terjadi, semakinlah saya merasa berdosa karena kejengkelan saya ini kok seperti tidak pada tempatnya. Jadinya saya ribet sendiri yah?!

Andai saya menemukan satu solusi jitu mengatasi hal ini …. ada yang mau sumbang saran?

66 Comments

  1. Bisa jadi ibunya sudah kecapean karena ngurusin urusan rumah tangga yg bejibun, sehingga ‘akhirnya’ membiarkan anak-anaknya ‘berkeliaran’ seolah tanpa pengawasan.

    Sebenarnya -mungkin- para ibu juga pada tau loh kalo anak itu perlu diawasi, perlu dijaga dan dibimbing, tapi ya itu tadi karena kesibukan ngurus rumah tangga, akhirnya kecapean dan gak punya tenaga dan waktu lagi utk mendampingin anaknya.
    Argumen ini mungkin terdengar sangat klise dan gampang sekali dipatahkan, tetapi ternyata memang kenyataannya seperti itu.

  2. mungkin sibuk cari sesuap nasi. tapi ya begitulah ibu ibu masa kini banyak yg gak peduli sama anak2nya. semua diserahkan ke pengasuh atau pembantu.
    fanny recently posted… » IBARAT PERMAINAN MONOPOLY

  3. pasang pengumuman depan pintu warnetnya mengenai batasan umur yang boleh masuk ke dalam warnet :D
    misstitisari recently posted… » Bloggerstuck

    • udah Bu, emang tidak diindahkan.
      cuma mungkin klo operator biasa yang jaga, males kali ya ngurusin kyk gitu.
      klo saya kan sampe digeret keluar, sabodo dibilang sadis.

      jadi ini mah udah kudu emak2lah yg ngurusin anaknya yah

  4. Yang tegas aja, Mbak Nique … anak di bawah umur gak boleh masuk warnet ini, kecuali dengan bimbingan orangtua hehe :)
    elfarizi recently posted… » Fans Ayu Tingting

  5. waduh, sudah komentarnya kalau itu. tergantung anak siapa itu ya. kalau biasanya yang saya lihat ibunya memang sudah sibuk cari uang jadi anaknya keleleran dimana mana. Jadi inget saya waktu kecil nih… jalan jalan juga kemana mana… :)
    applausr recently posted… » Dibalik senyum ramah Indonesia

  6. hahaha…sama banget nique…..gw kalau liat anak kecil jalan sendirian di jalanan….nomor satu yg gw bilang….”ini emaknya kemana sih???” cuma sampai gitu aja sih…tp terkadang gw gemes kalau di perempatan jalan….sementara anak2 kecil itu ngamen….’sang emak’ duduk nyantai di pinggir jalan sambil main hape…..qeqeqeqeqeq udh gitu kita bisa apa donk???
    Necky recently posted… » Arsip Digital

  7. ibunya sibuk kali Nique, jadi nggak sempet ngawasi anaknya, kalau sdh begitu knp hrs punya anak ya ? kalau nggak sanggup mengawasi
    Ely Meyer recently posted… » Menghina Rempeyek

  8. ‘Beruntung’ ortu si anak itu tinggal di Indonesia. Kalau di sini, orang sepertimu bisa langsung melaporkan hal ini ke pemerintah dan ortu si anak bisa didenda plus penjara dan si anak dijadikan anak negara hingga 18 tahun nanti…
    DV recently posted… » Tulisan yang tak diberi judul oleh penulisnya

  9. mbak nique, saya ga punya saran selain tetep positip tinking ja,.. walaupun emang saya akuin itu susah banget ya diterapin…

    dan tentulah saya datang mau ngucapin met milad ya mbak nique yang cantik.. barengan lho sama adek saya..
    semoga sehat selalu, rizkinya ditambah dan makin berkah dan diberi kesabaran ekstra menghadapi klien yang macam2 rupanya itu :D
    Amela recently posted… » Chibi-chibi chara

  10. Aku juga sering melihat pemandangan yang sama saat berkunjung ke warnet di Jakarta. Aku suka ngerasa aneh, karna anak-anak kecil itu nggak bawa uang untuk bermain, tapi malah mendekati pemakai komputer lain untuk sekedar melihat-lihat. Rasanya sih risih yah, karna ada anak kecil yang nggak dikenal mendekat dan mencoba melihat layar komputer yang sedang aku gunakan, saat anak-anak kecil itu nggak beranjak, aku langsung mematikan komputer dan saat membayar aku komplain, ‘Tadi saya menyewa komputer, kok dikasih bonus anak kecil sih?!’ Si penjaganya yang masih muda cuma senyum-senyum aja. Iihhh… gimana sih?! *lho malah jadi curhat* :)
    Chita recently posted… » Balada Oleh-Oleh Kedua

    • hmmm iya anak-anak itu seakan mengintip privasi kita ya.
      (Jadi ngga bisa buka situs p*rn* doooong hahaha)
      Ikkyu_san recently posted… » UMPAT – UMPET

    • hahaha tetep juga gak bisa buka sih mbak, kan diproteksi dari servernya hiihihi

  11. Semoga Allah Swt memberi nduk kesehatan yang prima, kesejahteraan dan kebahagiaan lahir batin yang ditopang oleh keimanan dan ketaqwaan yang semakin kokoh kuat. Amin ya rabbal ‘alamin
    Happy milad nduk, warnai hidupmu dengan sabar dan syukur serta basahi bibirmu dengan doa yang tak pernah putus.
    Salam sayank selalu dari Surabaya
    Pakde Cholik recently posted… » Pemenang KOTAK : Bukan Blogger Semusim

  12. andai mimi yg ditegur , pasti mimi ga bersikap spt itu, krn jelas mimi merasa bersalah jika anak2 udah ketagihan ke warnet atau ke PS, berarti kurangnya perhatian mimi thdp mereka walau di alaskan mimi kerja sekalipun. setidaknya berterima kasih andai ada yg perhatian spt mba Niq ini. heheheh
    mimi radial recently posted… » STUPID MONKEY !!!!!!!!!!

  13. depan warnet kasih tulisan yang tegas dan jelas, misalnya anak usia sekian ndak boleh masuk, ato anak berseragam sekolah ndak boleh masuk disaat jam sekolah, dsb-dsb. Paling tidak dengan tanda seperti itu, kita nggak perlu repot-repot ngomong. Awalnya mungkin berpengaruh kurang baik terhadap pelanggan, tapi Insya Alloh lama kelamaan akan datang pelanggan yang benar-benar “benar”. dan saya yakin kondisi semacam ini ‘benar’ tadi akan banyak dicari pelanggan
    Djangkies recently posted… » Ke Korea

    • bali maning Mbak, tadi ada yang lupa. Sugeng Milad ya, semoga kehidupan dan keluarga serta usahanya makin dalam keberkahan
      Djangkies recently posted… » Ke Korea

  14. hm..mungkin di rumah mereka tak menemukan hal-hal yg bikin betah sehingga mencari di luar rumah… solusinya? hm..apa ya..sebelum ibu2 / pengasuh mereka berhasil membuat betah mereka di rumah yo berarti kamu masih harus pasang badan dulu Nik , hehe…
    mechta recently posted… » Daun Kelor

  15. Nek anakku sing cilik pisan dolan rono, cepet2 diusir kon bali yo Ni…
    marsudiyanto recently posted… » Tanggung

  16. Buat tempat bermain anak gimana Niq? Atau semacam taman bacaan anak gitu:-) Dipadu dengan menyediakan alat2 mewarnai :-)

    Aku ikut prihatin Niq, asli tanya yang sama muncul, itu ibunya kemana? hikksss…
    yunda hamasah recently posted… » Kisah Benda Keramat

  17. gini aja. culik aja anak nya. entar ibu nya kan cari tuh. trus jera deh ngak ngurus anak nya.

    kalo ibu nya ngak cari juga. kita jual aja anak. nya
    Bayu recently posted… » I Love You both

  18. Ibunya lagi sibuk didapur, goreng kerikil…makanya ndak sempat memperhatikan anaknya main kemana. Atau jangan-jangan malah dikasih uang untuk kewarnet agar ibunya bisa kencan….

  19. ya namanya juga ibu ibu mbak,,kadang mereka yang wanita karier anak ditipin ma pembantu. andaikan ibunya dirumah sang anak ada saja alasan untuk pergi bermain ke luar, kalo ibunya gak pedulian ya anaknya bebas gitu
    saptriyawati recently posted… » Memanfaatkan Waktu dengan Mengingat ALLAH

  20. banyak kemungkinan nya Nik, batita dan balita ini bisa ‘keluyuran’ sendiri sampai ke warnet, mungkin si ibu demikian sibuknya , sampai gak engeh kalau batita/balitanya menghilang, atau krn si balitanya malah dah punya adik yg batita, jd si ibu kurang kontrol anak2nya ini….
    ( hayyah ..kok jd ribet amat yaaaak…. ) :(
    salam
    puisipemula recently posted… » Bulan Separuh Bayang

  21. kalau menurut aku seh mbak itu kebiasaan lingkungan keluarga.. ya ditempat aku misalnya gak ada warnet.. tapi balitanya udah hebat bener main layang2 sendiri.. sepedaan sampai jauh sendiri.. dan lainnya deh..

    kita hanya bisa membiasakan kebiasaan kita sama keluarga atau kerabat dekat toh.. kalau mbak niq mau menerapkan di warnet juga bisa.. tapi gak bisa merubah kan yak..
    niee recently posted… » [BUKAN] Tukang Reparasi Komputer [Part III]

    • niee…sebenarnya anak itu mau curhat sama nique….karena ibu kita yg satu ini khan baik banget…..si anak pengen banget punya ibu yg seperti itu…..”ngayal tingkat tinggi”
      Necky recently posted… » Arsip Digital

    • Makanya aku bilang sama Nique, mending buka Biro Konsultasi Pendidikan pasti laku deh :D (Tapi ngga dibayar hahaha)
      Ikkyu_san recently posted… » UMPAT – UMPET

    • gak punya ed.background itu mo ngasi konsul, bisa dicekek orang nanti mbak :D

  22. Ya susah sih Mbak kalau lingkungannya memang begitu, kecuali kita mau buka penitipan anak di beranda depan warnet :).

    Kasih logo yang mencerminkan anak kecil dilarang masuk, lalu ya berikan edukasi, edukasi dan edukasi. Kalau kita lelah, yah berarti kita kalah dari lingkungan.
    Cahya recently posted… » Angry Birds Space

  23. He eh, Mbak! Ane aja kadang jengkel ama emak ane yg nelantarin ane! Huhuhu

  24. wew, saya justru bingung mba sama hal ini, jadi sory mory nih, gak bisa ngasih solusi. atau mungkin dikasih pengumuman di pintu mba, anak di bawah 10 tahun dilarang ngewarnet, eh, itu solusi bukan ya, hihihi :D
    stupid monkey recently posted… » JOURNEY 2: THE MYSTERIOUS ISLAND

    • pengumuman mah udah bukan solusi lagi Mo
      udah ada pasti
      cuma ‘kan gak dibaca.

  25. Agak susah juga ya Ma..
    Sebenarnya kalau kita kenal sama Ibunya gitu sih mudah mau bilangin
    cuma kalau kita gak kenal itu yang bingung
    hehehehe…
    kadang kita tak tahu alasan dan latar belakang si ibu kenapa membiarkan anaknya berkeliaran sendirian tanpa ada yang mengawasi..

  26. sekalian buat pelatihan browsing internet khusus untuk anak usia segitu aja :D jadi mereka browsing situs2 yang bermanfaat untuk mereka. kan ada tuh situs2 yang isinya permainan yang menarik dan bermanfaat buat anak-anak.
    krismariana recently posted… » Hidup Sehat, Susah-susah Gampang

    • pelatihan? dengan ingus yang berleleran? adoh :(
      saya blom sedermawan itu mbak Kris :(
      entahlah ya, kalau saya punya lahan yang bisa dijadikan semacam taman kreativitas anak (temennya taman bacaan anak), mungkin hal ini bisa dilakukan, tapi kan ini tempat usaha, siapa juga yang mau ngurusin BALITA ato kadang bahkan BATITA itu???

    • kalau pengusaha itu memang kreatif banget…. buat aja Taman Pendidikan Anak….atau Play Group untuk bermain dengan komputer……atau mau buat PAUD aja??
      Necky recently posted… » Arsip Digital

  27. kalo adekku sudah addicted banget mbak. maklum mamaku sibuk banget menjual dari pagi sampai siang. sorenya ke pasar lagi. si bungsu jadi addicted online games. berapa kali dikasi tau n diseret masi juga tidak mempan. pulang sekolah masi di sana juga. waduh, what i have to do?
    Hima recently posted… » Satu Ruang, Dua Telunjuk

    • menurutku sih gak perlu kekerasan mbak, emang mbaknya sibuk ya?
      Gak bisa dampingin adiknya selagi ibu berjualan?
      mana betah dia ditinggal sendirian di rumah?
      aku bilang, jangan kasih uang atau batasin, terus ada temennya di rumah, moga2 sih betah.

      ok tapi ini mungkin sudah melebar hehehe karena kan sudah gede ya? eh udah gede kan adiknya?

      yang jadi keprihatinanku yang usianya BALITA dan BATITA itu lho

    • kalau usulan aku mungkin beda…sebagai kakaknya hima sebaiknya yg ajak main dan mengisi waktu adik bersama kakaknya bukan dengan online games. Kalau pembatasan uang jajan menurut saya mah kurang terlalu efektif…karena tergantung tipe anak. Kalau seperti Nafis mungkin itu bisa saya jalankan nique, tp kalau untuk Ajif….sama sekali tidak mempan larangan seperti itu.
      Necky recently posted… » Arsip Digital

  28. Menurutku asal bisa di jaga biar gak brosing yang bukan2 ya gak papa Mbak. kan dah ada tuh software buat tahu apa yang dilakukan komputer jaringan ^^ Namanya aja anak2, paling main game online ya..

    • balita+batita itu berkeliaran BUKAN untuk main,
      itu jelas gak bakal dikasih beli billing,
      paling dia jajan.
      bocah2 ini sliweran jadi penonton yang menurutku belum/bukan pada tempatnya.\
      balita+batita itu harusnya masihdibawah ketek emaknya.

  29. Saya pikir reaksi mbak Nique cocok. Karena biasanya pengurus/pemilik warnet tidak pusing hal2 spt ini, mereka malah senang. Tdk peduli dampak2nya. Tidak apa koq bersikap seperti ini mbak …
    Mugniar recently posted… » Kopdar IIDN – ke Panti Asuhan

  30. Susah juga ya Jeng, tapi gak papa koq kalau diberi pengumuman yang tegas bahwa anak sekolah dan dibawah umur tidak boleh masuk. Dan ditulis dengan huruf kapital dan bertinta merah. :mad:

    Salam hangat serta jabat erat selalu dari Tabanan
    Sugeng recently posted… » Solitaire Dan Sendiri

  31. bingung ngasih saran…soalnya gak tau latar belakang ibunya, kenapa membiarkan anaknya keluyuran?

    • ini bukan cuma 1 anak lho, banyak :(

    • itulah Naz, makanya aku jadi ikutan bingung ;(

  32. ibu2 sekarang maunya yang enak2 aja, ngga mau direpotin tapi malah sering nambah anak. harap2 udah gede nanti banyak yang mendampingi. itu juga kalau si anak sadar, kalau gede dia ngerasa ngga pernah dijaga, mungkin merantau jauh biar ngga ngurus ortu-nya ;)
    Kaget recently posted… » Pilihan Hidup, Tak Harus Menjadi Samson

    • masak sih segitunya bang? :(

    • aku sih merasa bukan IBUNya yang mau banyak anak! TAPI bapaknya yg ngga bisa nahan utk tidak MEMBUAHI hahaha
      Ikkyu_san recently posted… » UMPAT – UMPET

  33. kalo disini peraturannya umur 12 baru boleh dilepas anaknya.
    kalo ketauan ada anak 6 th pergi sendiri begitu, ortunya bisa ditangkep tuh… :D
    arman recently posted… » Coronado Island Getaway

    • nah!!! Gue demen tuh klo ada peraturan jelas kayak gitu Man.

  34. Larang aja kalo udah lewat magrib. Tidak waktunya anak seumur segitu masih main aja. Bilangin, “gak belajar, mau jadi apa lu tong? sono gih balik ke rumah belajar yang rajin.” Hehehe…
    Alris recently posted… » Nostalgia

    • gak mempan bang :(

  35. Iya, kenapa mbak ribet sendiri? :P
    Di kampungku dulu waktu aku kecil, anak dibiarin sama ortunya ke mana-mana sendiri, biasa aja tuh.
    Jaman sekarang malah kebanyakan digituin ibunya, kasian anaknya menurutku, :(
    Una recently posted… » Bledug Menyang Blenduk

    • iya ya Na
      apa ini efek aku blom punya anak
      jadi sewot gitu sama emak2 yg sibuk sendiri
      dan gak peduliin anak2nya hehehe

      *sentimen pribadi dong ini yah? :D*

    • masalahnya di kampung dulu KAGAK ADA WARNET yang bisa menghancurkan kehidupan anak-anak.
      U know what, di rumahku ada TV Cable tapi sudah aku CABUT spy mencegah anak2ku kebablasan nonton :)

      Internet ada 24/7 di rumah, tapi mrk harus minta ijin dulu kalau mau nonton youtube. Aku ngga ada = tidak boleh buka komputer
      Ikkyu_san recently posted… » UMPAT – UMPET

  36. jangankan pergi ke warnet, pascal keluar pintu pagar sendiri saja tidak pernah mbak, paling kalau ke warung depan rumah itu saja aku lihat dari teras. aku terlalu protektif atau tidak, entahlah yang aku pikirkan kasihan masih kecil pokoknya haurs terus aku dampingin

    • biarlah dibilang protektif, klo anak kenapa2 orang lain cuma bilang KASIHAN, tanpa bisa/mau berbuat lebih.

Trackbacks/Pingbacks

  1. Jaringan Evdo Menjangkau Rumahku « Blognya Sugeng Harjono - [...] ditawarkan kepadaku dari seorang sahabat dengan fasilitas wuzz….wuzz….. itu, lokasinya nun jauh disana. Diri ini gak tahu apakah kalau …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

CommentLuv badge

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 33 other subscribers

Recent Posts

No thumbnail available

Kampung Koruptor

April 10th, 2014

Di Medan sana, ada sebuah kampung namanya SUNGGAL. Sahibul hikayat, ini cerita dari bapa saya bahwa ...

No thumbnail available

Takut Tekor

March 26th, 2014

Setelah seminggu ini tenang-tenang memantau pegawai yang baru dikirim dari kampung, tiba-tiba tadi m...

Tips Bagi Penjual On-Line

Tips Bagi Penjual On-Line

March 19th, 2014

Keponakanku Attar akan 40 hari tanggal 21 Maret nanti. Biasa deh, ada acara 40 hari, gunting rambut ...

Daftar Donatur Untuk Pelatihan Kreasi Flannel @Sinabung, Tanah Karo

Daftar Donatur Untuk Pelatihan Kreasi Flannel @Sinabung, Tanah Karo

March 4th, 2014

Melanjutkan tulisan tentang rencana memberikan pelatihan padat karya pada saudara-saudara kita yang ...

Akhir Pekan Bersama Egi dan Adek Attar

Akhir Pekan Bersama Egi dan Adek Attar

March 3rd, 2014

Sudah lama ya tidak ada cerita tentang permen cantikku. Padahal ada aja sih ulahnya yang bikin haru ...

Categories

%d bloggers like this: