Inner War di Karsini #28

Ketika pengunjung di rumah Om Trainer sedang sibuk menebak tulisan si GADIS DIAM, saya dan mbak Imelda tiba-tiba memikirkan keisengan yang lain untuk mengecoh para pengunjung dengan sengaja menampilkan tulisan kami tapi berbeda karakter.

Saya yang belakangan ini diketahui sedang mengasah kemampuan menulis, tapi justru direncanakan untuk menulis tentang sesuatu yang serius. Sebetulnya itu adalah tulisan saya dengan gaya yang biasa, manalah bisa dibuat-buat ‘kan? Jadi menurut saya, memang teman-teman tidak mengira itu tulisan saya, karena topiknya yang memang sengaja dipilih jauh daripada topik-topik pilihan saya yang sudah sering tayang di sini. Saya sudah cukup puwas ketika teman-teman menebak gaya saya ada pada gaya penulis yang lain hahaha … wong bapake juga salah nebak tulisan anak wedhoknya sih, jadi wajarlah yang lain pun tak mengenali ‘kan :D

Sebetulnya INNER WAR sudah nongkrong lama di draft box, hanya saja mood untuk menyelesaikannya tidak pernah dapat. Hingga hari itu, saya paksakan diri agak selesai dan langsung dikirim ke Om Trainer. Sempat beberapa kali bapak saya bertanya, apakah saya mengirim tulisan ke perhelatan Karsini? Saking tidak percaya, bahkan bapak saya membuat postingan dagelan ini lho. Tapi dengan tegas saya jawab bahwa saya TIDAK PUNYA NYALI untuk melakukannya. Begitulah adanya :D saya beranggapan tulisan saya masih ecek-ecek dari segi kualitas hehehe Jadi tulisannya kok jadi dikirim juga, hayooo? Ya, itu semata-mata karena MOTIVASI dari seorang Imelda Coutrier. Thank you ya Mba!

Keseruan terjadi pada tayangan Karsini #27 yang merupakan tulisan Mba Imelda, dan dengan sengaja saya memasang komentar jebakan batman di sana *maaf* xixixi … cuma sayangnya Mba Alaika sedang liburan, andai saja ada, pasti jadi makin seru deh hehehe Tadinya sih kami sudah menyiapkan HADIAH IPAD 2 bagi yang bisa menebak tulisan kami di sana, sayangnya sesuai harapan dan keyakinan kami, dan tulisan itu tidak ada yang menebak sampai Om Trainer membuka kedok penulisnya hahaha

Jadi, sudahkah teman membaca tulisan saya berjudul : INNER WAR yang tayang di KARSINI #28? Jika belum, sempatkan mampir yah :D

50 thoughts on “Inner War di Karsini #28

  1. karsini oh karsini
    27 dan 28 (Inget ngga kita sempat bahas mustinya aku yg 28 hanya karena nomor rumahku yg sama hahaha)
    tapi itu sebuah pengalaman yang menarik ya…apalagi berkat itu aku berhasil mengeluarkan tulisan fiksiku yang diumpetin terus :D
    Ikkyu_san recently posted… » UMPAT – UMPET

  2. khusus karsini 27 dan 28 saya sedang tidak sempat BW *maklumlah kuli di dunia nyata* dan sempat kecewa karena ga ikutan nebak seperti biasanya…tapi emang tulisan itu berbeda dengan tulisan yang biasa nique buat……top markotob lah….beda banget sama tulisan gw. Orang2 langsung tahu karena isinya sudah spesifik….hihihihi
    Necky recently posted… » FTM

  3. kadang saya malah coba menulis dg bebagai gaya. ada yg mellow, ada yg berkesan garang dll. kadang terpengaruh juga. abis baca bukunya siapa, biasanya gayanya jadiniru. hihihi. tapi pada dasarnya akan balik ke gaya saya sendiri.

    • itulah sisi lain yang ada dalam diri saya mba Akin
      kelembutan itu secara otomatis pasti ada di dalam diri setiap perempuan,
      termasuk yang dianggap gahar sekalipun :)

    • hahaha aku ya sama mba, klo gak tentang ponakan, ya tentang warnet, muterrr aja di situ2 xixixi
      gpp lah mbak, wong kita bisanya begitu doang … yang lain biar diurusi sm yang lain yak :D

  4. Kalau yg ini bener2 terkecoh Ni…
    Bukan satu tapi dua2nya.
    Saya tau kalau tulisan itu nggak kamu buat2, tapi mengingat intensitas tulisan kamu akhir2 ini kebanyakan fiksi, maka saya pikir Karsini yg kamu kirimpun jenis fiksi juga.
    Demikian pula bu eM, saya malah terkecohnya 200% :D
    marsudiyanto recently posted… » Pengalaman Mengalami

  5. owalah ini to tulisannya. . . . nyampe mlompong aku bacanya mbak. . . gimana si mbak biar tulisannya bagus gitu. . . ??? bukan materinya si tapi trik trik olah bahsa dan imajinasinya gtu. . . .

  6. Niq jika sudah nulis fiksi.. jauh beda, tidak tertebak.
    Inner war bukan fiksi tapi ditulis dengan serius.. beda lagi dengan cara Niq ketika berkisah tentang Egi.. energi Niq dalam menulis, luar biasa.. mirip bapaknyalah yg anti biasa. :D
    LJ recently posted… » setentang Solitaire dan Sendiri

    • xixixi … jangan2 itu energi yang terpasung untuk hal lain ya Mak
      jadinya ngalir ke tulisan??? tapi masak sih? xixixi

  7. Menulis dengan gaya lain dari biasa, punya banyak keuntungan menurut aku, Mb Nique..Melatih kemampuan kita menghadirkan sesuatu dengan berbagai gaya. Apa lagi untuk penulis fiksi, karakter tokoh yg akan ditampilkan kan berbeda..Jadi harus bisa pindah dari satu karakter ke karakter lain, agar tokohnya benar-benar serasa real :)
    Jurnal Transformasi recently posted… » Project 365 Photo Challenge: # 3 Dewandaru

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

CommentLuv badge