Eksis dengan internet? Harus itu! Sayangnya, sejak saya kenal internet belasan tahun yang lalu, belum ada AXIS yang kabarnya sangat bersahabat dengan kantong yang sering kempes. Demi melek teknologi, demi bisa eksis di mana-mana, maka terpaksa rela jugalah merogoh kocek dalam-dalam demi membayar biaya koneksi yang tersedia satu-satunya masa itu dan sudah pasti mahal dong.
Hadirnya internet sejak belasan tahun terakhir ini merupakan satu anugerah yang terindah buat saya. Apalagi, sejak mengenal internet, maka kesempatan untuk eksis semakin terbuka lebar, eksis di dunia kerja, eksis dalam pergaulan, juga eksis di beberapa komunitas. Semuanya selalu saja terkait dengan internet. Semua pekerjaan sepertinya hanya akan menjadi mudah jika menggunakan internet. Sebut saja mengirimkan data, yang dulunya menggunakan kurir atau mesin fax, pekerjaan mereka diambil alih oleh yang namanya EMAIL. Lebih terjamin pula kerahasiaannya. Soal kecepatan, jangan tanya lagi. Hanya dalam hitungan menit, semua data yang dibutuhkan orang lain di belahan dunia manapun, bisa dikirim dengan cepat. Semua terasa semakin mudah, pekerjaan apapun terasa lebih efektif dan efisien.
Jika pekerjaan bisa diselesaikan dengan cepat, tentunya bisa punya waktu lebih banyak untuk eksis dalam pergaulan dong. Berhubungan dengan teman-teman baru maupun lama, semua bisa dilakukan di waktu yang bersamaan dengan bantuan internet. Pokoknya hadirnya teknologi internet sungguh membuat hidup terasa lebih hidup deh.
Awal-awal hadirnya internet terasa sangat berat, wong tarifnya mahal banget. Alhasil, agar tetap eksis maka harus cari akal, bagaimana caranya bisa menggunakan internet secara gratis? Saya masih ingat bagaimana saya membujuk si bos agar mau berlangganan internet. Demi kelancaran pekerjaan, alasan saya. Profesi saya sebagai sekretaris, membuat saya harus banyak berhubungan dengan beberapa supplier di luar negeri. Dengan segala macam upaya, akhirnya berhasil juga, dan sejak itu dunia kerja terasa lebih menggairahkan. Berangkat pagi sekali, dan pulang paling malam. Tentu saja, saya mengutamakan pekerjaan dong, sehingga bos pun senang-senang saja walau saya berlama-lama di kantor. Bahkan, ada untungnya juga, si bos tak perlu membayarkan uang lembur, bahkan biaya operasional kantor pun terpangkas, karena biaya fax yang biasanya tinggi menjadi turun drastis.
Seringkali bos takjub melihat kecepatan saya mendapatkan informasi apapun yang dibutuhkannya, dan tentu saja saya selalu membanggakan bahwa ini berkat internet, sehingga saya selalu dapat bergerak cepat. Bos senang, saya pun lebih senang. Bebas berinternet dengan GRATIS merupakan surga dunia bagi penggila internet seperti saya.
Ya, saya memang sudah tergila-gila dengan internet. Bayangkan saja, sudah seharian penuh berinternet ria, di rumahpun tak juga bisa lepas dari internet. Apa sih yang saya lakukan dengan internet sampai segitu tidak mau lepasnya? Hehehe … tidak saya pungkiri bahwa saya banyak menggunakan waktu untuk chit chat (baca : mengobrol) dengan banyak orang dari banyak negara. Internet membantu saya memperlancar bahasa Inggris dan bahasa Mandarin yang sedang saya giat-giatnya saya pelajari. Sebut saja Email, Skype, Friendster, Facebook, dan Twitter, semuanya bisa dimaksimalkan sesuai kebutuhan. Ya kebutuhan pribadi ya kebutuhan usaha, semua bisa.
Namun, pernah di satu masa saya sudah merasa terlalu eksis dengan internet, dan tentu saja itu tidak baik. Sedetikpun rasanya sudah tak sanggup berpisah dengan internet. Mengerikan sekali bila mengingat masa itu. Sangat tepat jika disebut kecanduan. Ya, saya kecanduan internet. Kalau bisa, mandi pun internet jalan terus hehehe untungnya masih sayang sama hape-nya sih. Tapi masa itu sudah lewat. Apalagi setelah tidak sendiri lagi, sempat hampir merasa tidak butuh dengan internet lho:D Padahal sejak menikah pula, saya semakin mengurangi banyak sekali aktivitas dengan beberapa komunitas offline yang sebelumnya begitu intens.
Dan mulailah saya diperkenalkan dengan dunia BLOGGING. Sebuah dunia yang benar-benar baru yang diperkenalkan suami yang memang sudah berprofesi sebagai blogger penuh waktu. Tidak mudah beradaptasi dengan dunia blogging, walaupun pada dasarnya saya suka menulis. Tahun 2009 itu adalah ‘changing year’ alias tahun perubahan buat saya, berubah dari single menjadi double, berubah dari kebiasaan meriah dengan komunitas menjadi bersunyi-sunyi bermain kata-kata.
Ternyata, dunia blogging, dunia yang baru itu menawarkan sensasi yang luar biasa. Walau sempat tersendat-sendat, namun sejak tahun 2011 saya bisa menjaga eksistensi tulisan saya, terus sampai sekarang. Memang belumlah bicara tentang kualitas, tetapi setidaknya, saya sudah bisa menjaga semangat menulis. Dengan begitu saya tetap bisa eksis dengan internet ‘kan?
Ini salah satunya, bisa ikutan ‘Blog Writing Competition’ yang diadakan oleh AXIS.
Oya, bicara tentang AXIS, kabarnya tarifnya paling murah lho untuk internetan. Ngacir pula kecepatannya. Seandainya saja kegiatan saya semobile waktu masih single dulu, pasti deh saya milih AXIS.
So, eksis dengan internet? Harus itu!
Wong penghidupan kami pun sumbernya dari internet juga, kalau masyarakat tidak melek internet dan tidak pengen eksis dengan internet, waaahhh…bisa-bisa kami pulang kampung dan nyangkul di sawah dong hehehe …
Tulisan ini diikutsertakan pada BLOG WRITING COMPETITION yang diadakan oleh DUNIA AXIS!

Tulisannya inspiratip banget, semoga menjadi salah satu pemenangnya dan semakin eksis dengan internet. Salam.
pertamaX !
semangat berkarya sista !
salam
Cieee… ternyata ikutan juga nuh Teh
heheheh….. Gud Lak ya 
)
Ini isteri saya juga ikutan
eksis di internet dengan satu identitas