Hari Ibu : Anak Jalanan Juga Punya Ibu

Ibu Sulastri - ibu anak-anak jalanan (Lokasi : Sebuah kamar di rumah keputrian "Himmata")

Namanya : Sulastri, usianya pun tak muda lagi,  kami biasa memanggilnya BU LASTRI. Wajahnya teduh, dan senyum tak pernah lekang dari wajahnya yang sudah mulai keriput. Pertama kali mengenal sosok Bu Lastri sudah mencuri perhatian saya. Apalagi sejak saya tahu bahwa dia memilih dengan kesadaran penuh untuk mengabdikan sisa hidupnya untuk anak-anak jalanan di rumah singgah HIMMATA yang berlokasi di Tanah Merah, Plumpang, Tg. Priok.

Kalau dia mau, dia bisa tinggal dengan anaknya di negeri jiran, tapi dia memilih berbagi kamar dengan anak-anak putri  di sebuah rumah yang baru layak huni sekitar 2tahun terakhir ini. Sebelumnya? Bayangkan saja sepetak rumah yang dibangun di atas empang, sudah barang tentu nyamuk dan hawa tak sedap menjadi santapan sehari-hari.

Bu Lastri yang di usianya yang tak muda lagi, tetap berinovasi tinggi, penuh daya kreativitas yang kesemuanya dibagikan untuk anak-anak jalanan yang tinggal di rumah singgah itu. Melukis, menyulam, sampai menari pun diajarkannya dengan sepenuh hati. Keterampilan membuat keramik (guci), vas bunga, melukis kain, tas goni lukis, korden lukis(bahan karung goni) tas anyaman dari goni. kotak obat, laci susun, box file, tabungan/celengan, tempat sampah kering, bunga-bunga dan daun vas bunga, semuanya dibuat dari bahan dasar kardus dan koran juga kulit telur. Adanya Bu Lastri membuat limbah pun menjadi berarti.

“………. Saya ingin sekali mutiara-mutiara legam ini bersinar kembali dengan kilaunya yang indah”

Sungguh mulia hati Bu Lastri, semoga Tuhan selalu melimpahinya dengan kesehatan yang prima, agar anak-anak jalanan itu tetap mendapat curahan kasih sayang darinya.

Potret ini di ikut sertakan dalam Kontes Perempuan dan Aktivitas yang di  selenggarakan  oleh  Ibu Fauzan dan  Mama Olive.

66 thoughts on “Hari Ibu : Anak Jalanan Juga Punya Ibu

  1. Dengan segala pengorbanan dan perjuangan seorang ibu yang dilandasi cinta, kasih sayang dan keikhlasan, maka sangat layak jika surga ditempatkan di bawah telapak kakinya.

    Muliakanlah ibumu, ibumu, ibumu kemudian ayahmu. Jangan sakiti hatinya karena ridho Allah ada pada mereka.

    Mother, how are you today?
    Semoga ridho Allah selalu ada padamu, bukan saja di hari ini, tapi di setiap waktu yang kau lewati.

    • emang fotonya seadanya, karena fotonya yang sedang BERAKSI tertahan di LENOVO yang sedang mati suri dan belum sempat diperbaiki :(
      sementara saya pun belum sempat meluangkan waktu untuk ngacir ke Himmata yang letaknya cuma beberapa menit dari sini, nanti deh, klo foto bu lastri yg menang, sudah pastikuduwajib ke sono kan hehehe

  2. tidak banyak wanita yang memilih “pekerjaan”- atau kalo boleh saya sebut pengabdian – seperti mama sulastri ini

    hebat, menginspirasi, di kala usianya yang tidak muda lagi.

    betapa beruntung anak-anak jalanan punya sosok pelindung

  3. mengucapkan selamat hari Ibu…top untuk Ibu lastri dan siip untuk penulisnya…perjuangan yang ngak bisa dianggap sepele ya mbak..membutuhkan kebesahan hati yang luar biasa

  4. Hmmm,… yang saya bayangkan kalau Ibu seperti ini ada di setiap kota. Pastinya simpang lampu merah sedikit bersih tanpa ada tawaran jajanan dan nyanyian :)

    Met Hari Ibu Mbak,… *Eh, udah pantes disebut Ibu kah?* :D
    Kaget recently posted… » Pemakaman, Tak Beda Dengan TPS

  5. wahhh hebat yachhh….selalu saluut sm orang2 yg seperti ini….membagi kebahagiaan dgn orang2 disekitar….smoga bu lastri selalu diberikan kesehatan…amiin…sukses utk kontesnya….

  6. Selalu salut untuk para wanita seperti bu Lastri itu Kak, subhanalloh ya mereka, dipilih Tuhan melakukan pekerjaan semulia itu..

    Gudlak ngontesnya Kak, dan selamat hari Ibu ;)
    Orin recently posted… » Ngakak Sejenak

  7. Hebat banget ya Bu Lastri itu…bersedia mengabdikan hidupnya untuk masa depan para anak jalanan. Salut banget.
    Juga salut ke Mb Nique yang sudah menggemakan kebaikan Bu Lastri lewat tulisannya, sehingga lebih banyak lagi orang lain yang tahu akan kehidupan anak-anak jalanan dan ikut tergerak membantu sedapatnya.
    Ni Made Sri Andani recently posted… » Tas Kecil Dari Bandung…

    • iya masbro, saya saja terpesona dengan sosoknya, mau gitu lho … tanpa pamrih itu. Mengenal Bu Lastri membuat saya sering merasa malu karena belum meniru seujung kukupun dari langkahnya. Hiks..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

CommentLuv badge