Kenapa seringkali mengalami dejavu ya?
Rasanya baru juga akhir bulan kemarin saya membaca postingan Om Brad tentang Memecat Orang, dan sewaktu meninggalkan komen di sana, saya bilang akan menuliskan kisah tentang Memecat Orang ini. Saya lupa ini kali yang ke berapa saya memecat orang, tidak sanggup juga menghitungnya. Beragam alasan tentunya ditetapkan sebagai dasar dari pengambilan keputusan untuk memecat seseorang. Dan alasan saya memecat satu asisten hari ini adalah karena dia tidak menunjukkan semangat kerja yang standar.
Yep, saya katakan standar, karena itu saja tidak dapat dipenuhinya, jadi tak mungkin dong saya berharap yang maksimal darinya? Keputusan ini saya ambil mungkin lebih didasari oleh emosional semata, tetapi saya sudah memikirkannya juga beberapa hari ini, dan mestinya dia pantas mendapatkannya, walaupun suami sempat mengingatkan susahnya mendapatkan asisten. Iya sih, susah mendapatkan asisten, tetapi apakah pantas asisten seperti ini yang harus dipertahankan? Jangan sampai terkesan yang punya usaha yang ketakutan tidak ada karyawan, semua toh harus ada rasa saling membutuhkan agar dapat seiring sejalan, bukan begitu?
Asisten yang imut ini baru memasuki masa 2 bulan kerjanya di sini, dan setelah menerima gaji bulan pertama, dia ijin sakit 4 hari. Ok, siapa sih yang mau sakit, tentu sewajarnya dia pun tidak. Tetapi, hellowwww….. setiap orang harus bisa menjaga kesehatan dong agar tidak sakit, kalau saya sudah makan dengan gizi yang baik, istirahat yang cukup, tidak begadang, intinya saya menerapkan gaya hidup yang sehat, tiba-tiba saya masih sakit, maka saya bisa menerimanya. Tapi jika saya melihat si asisten makan saja males *alasannya takut gendut*, minum saja cuma dilakukan ketika makan siang doang! Hellowwwwww…………wajar dong kalau jatuh sakit! Saya kok jadi seperti punya anak yang tiba-tiba sudah besar yang harus sering mengingatkan untuk minum – minum – minum. Sampai saya ambilkan satu botol khusus saya tuliskan namanya dengan spidol tak lekang air agar dia ingat untuk mengisi botol itu sebelum duduk di posnya. Tapi lebih seringnya saya melihat botol itu kosong bahkan dibiarkan berdebu begitu saja.
Percakapan ini terjadi pada satu siang, saya masih menyelesaikan satu masakan lagi, dan dia sedang bersiap untuk menyantap makan siang yang saya sediakan.
“kalau saya tidak salah lihat, kayaknya kamu jarang minum ya?”
“Iya, bu.”
“Eh? bener? jadi minum cuma pas makan siang doang? bahaya lho itu! nanti kena ginjal repot lho kamu, apalagi kamu kerjanya duduk sepanjang hari begitu.”
“hehehe … “
“terserah kamu sih, udah gede ‘kan ya, jadi udah tau dampaknya kalau kamu malas minum air, yang penting buat saya jangan sampai kamu jatuh sakit gara-gara kurang gizi dan kurang minum. apalagi kalau saya lihat kamu itu klo makan sedikit sekali porsinya.”
“iya bu … takut gendut soalnya.” sambil nyengir. Weslah sekarepmu.
Dan beberapa hari kemudian ada saudaranya yang menelpon dan memberitahukan dia sedang sakit, sampai mengirimkan surat ijin sakit dari dokter segala. Hmm …
Dan seminggu yang lalu, kepada suami dia minta ijin tidak masuk. Asumsi kami ya ijin off, dan itu wajar dia ambil karena memang punya jatah off, hanya saja tidak boleh diambil pas Sabtu-Minggu karena ramai pengunjung. Berhubung karena satu hal, saya menelponnya dari rumah, dan saya baru tau kalau dia mudik, dan mengaku sudah mendapat ijin libur 3 hari. eh??? Ijin 3 hari, padahal masa kerja juga baru masuk bulan ke-2? Well, saya tidak mau buang pulsa, sehingga saya putuskan pembicaraan jarak jauh itu segera. Apakah dia masuk di hari ke-4? Tentu saja tidak, dia baru muncul hari ini, di hari ke-6, yang artinya dia sudah bolos 5 hari kerja. Ok, enough!
Dan tanpa ba bi bu, eksekusi saya laksanakan pagi ini. Kami sama-sama menghitung jumlah hari yang dia tidak masuk termasuk sakit, totalnya ada 9hari, seminggu lebih 2 hari ya, sehingga atas nama keadilan gajinya dipotong 1 minggu untuk diberikan kepada rekan kerjanya yang telah menggantikan jam kerjanya selama dia mangkir dari pekerjaan. Dengan serta merta masa kerja dia harus diakhiri tepat setelah dia menerima amplop putih itu. Kejam? Terserah melihatnya dari sisi pandang yang mana.
Saya jabat tangannya, menatap raut wajahnya yang tersaput kebingungan, dan tak lupa saya ucapkan “Terima kasih, semoga kamu sukses di tempat lain!”
Sepertinya dia masih kaget atas konsekuensi yang harus diterimanya akibat dari perbuatannya, bisa jadi dia pikir kalau tempat kerjanya ini toh bukanlah perusahaan atau pabrik itu, sehingga dia bisa seenaknya mangkir. Semoga saja dengan kenyataan pahit yang dialaminya hari ini, dia memetik pelajaran penting dan bukannya malah sibuk mencaci-maki bosnya di socmed
Fiuuuh…! Lega! Jika Om Brad sempat uring-uringan karena harus memecat orang, saya justru akan uring-uringan kalau tidak segera memecat orang ini. Ups…panjang juga ya hehehe padahal tadi mau cerita pengalaman waktu dipecat juga, eh sudah kepanjangan begini, sepertinya di lain episode aja deh hehehe ….
Gambar : pinjem dari blog Om Brad!
Kalau saya,gak pernah memecat dan dipecat oarang,kalaupun harus keluar dari tempat kerja saya ‘memecatkan’ diri
BTW kabar si imut yg mbak pecat bagaimana sekarang?
kemarin ini tak sengaja bertemu ponakan saya di penjual es kelapa muda yg lokasinya tepat di depan rumah internet ini, tapi entah kenapa keduanya tidak bertukar sapa

tapi si penjual kelapa ‘kebetulan’ bertanya kok dia ga kerja, rupanya si penjual kelapa muda tau klo si imut kerja di tempat kami, cuma tidak ngeuh klo pembeli satunya ponakan saya
eh si imut jujur lho, katanya dah ga kerja di sini lagi. penjual kelapa tanya lagi, dikeluarin apa brenti sendiri? Jawabnya : Dikeluarin
bu.. saia boleh melamar kerja? hari minggu masuk, hari senin sampai sabtu libur, gaji minimal 40 juta per bulan, itu masih murah lho…
oh ya, jangan lupa fasilitas kopi dan makan siang harus di restoran Jawa, mobil antar jemput dari rumah ke rumah dan fasilitas kesehatan ya…
saia ikhlas lho…
gajah_pesing recently posted… » Hindari Bila Sudah Diatas
nda berani saya om,
takut sama tante dahlia xixixi
soale tante pernah bilang, sudah bahagia dengan gaji suaminya yang sekarang, dan ingin menghabiskan hari Minggu cuma dengan suami ter cinta
jadi daripada saya disomasi samatante
yah dengan berat hati surat lamarannya ditolaksaja yah hahaha
Kelewatan banget pegawai kayak gitu, sedikit-sedikit alasan sakit, izin. Sudah tepat banget keputusanmu itu mbak, model orang kayak gitu itu gak bisa dipelihara. Dia harus tahu konsekuensi kerja, apalagi cari kerja itu gak gampang kan, ini malah seenaknya, berarti dia pegawai yg gak punya tanggung jawab dan integritas.
NiQue….apa kabar?
Pasti ngegemesin kalau ada orang yang tidak bekerja sesuai standar. Nggak perlu bagus-bagus amat deh, cukup kalau standar kita dia ikuti aja…
Saya belum pernah memecat orang, karena saya memang nggak punya perusahaan, hehe…smoga niQue segera dapat pengganti karyawan yang lebih baik ya!
kabarku baik mba, semoga mba Irma juga sehat selalu yah
ya gitu deh mba, antara gemas dan geram hehehe …
terima kasih mba, kayaknya mau memaksimal tenaga 3 asisten ini dulu deh, kecuali mereka menyerah tidak sanggup, baru mikir nambah orang lagi
baru tau ada orang gemuk gak mo minum air. hihihi..susah susah…tapi ya mau gak mau memang harus tegas…
fanny recently posted… » GUARD WELL YOUR LIFE
mba, mantan asisten itu mah imut badannya, kecil cuma emang heran napa males minum, kayaknya males ngambil kali ya … pengen disediain hehehe cuma ga ada OB dimarih, gimana dong
itu perusahaan sendiri mbak…bosku yah ownernya…..tp herannya udah baik begitu, tp susah loch nyari karyawan hihihih……
wahhh salut sama mbak nique yang bisa tegas sama karyawan…kalo aku rasanya ngga bisa seperti itu…aku orangnya ngga tega-an…..makanya kalo misalnya aku mau full wiraswasata, mungkin aku mo cari karyawan yg freelance aja…..
Bosku ngga pernah mecat orang loch…meskipun ada karyawannya yg ngga ada kerjaan alias cuma makan gaji buta….tapi emang pada akhirnya dia jd virus bagi karyawan yg lain… krna pd akhirnya yg capek sama yg cuma absen doang sama-sama dapat gaji…
nia/mama ina recently posted… » Keliling Kota
oya? Hebat bener? Itu perusahaan dia sendiri atau bukan? Kalau itu perusahaan dia sendiri dan dia tidak pernah mecat orang, baru hebat! karena sama sajadia beramal hehehe … tapi klo itu perusahaan orang lain dan dia jadi direktur di situ, yaaa … mungkin mikirnya bukan duit dia yg bayar gaji orang itu kali hehehe *no offense lho ya*
eh saya kelewat baca atau emang gak ada ya. itu asisten nya cowok/cewek? kalau takut gendut biasanya cewek ya?
saya pikir udah tepat ko mbak di pecat pegawai nya itu. mau kerja di perusahaan swasta/negeri atau pabrik atau kerja dimanapun tetep harus taat aturan dan disiplin ya.
semoga dia bisa memerbaiki diri dan kerja lebih baik di tempat lain ya mbak, amin..
Tapi pake penjelasan kan mbak mecatnya? klo gak pake alasan kasian.. seperti kk aku pernah hbs masa percobaan 3bln langsung dipecat.. tanpa penjelasan kenapa.. jadi kan membingungkan..
pake dong, sama2 kok ngitung berapa hari dia tidak masuk kerja.
saya belum sekejam itu kali hehehe
wong sakjane butuh asisten kok.
Dulu waktu di Jogja aku juga beberapa kali mecat orang. Yang paling berkesan dua.
Pertama, aku mecat sahabatku sendiri dan uniknya, kita tetap bisa berasahabat sesudahnya.
Kedua waktu aku mecat orang yang baru masuk kantor pertama kali pagi harinya karena ternyata ia ketahuan maling playstation di tempat penyewaan.
Aku slalu berpikir mecat orang adalah wujud tanggung jawab kita terhadap perusahaan yg kita pimpin, kita sendiri dan orang yang kita pecat.
DV recently posted… » Penyayang dan penikmat hewan. Kitakah itu?
ternyata urusan pecat memecat orang ini tidak mudah ya..?
kapan saya bisa memecat orang ya ?
Anggap aja ngasih obat yang rasanya pahit tapi menyehatkan. Wajar aja kalo cara kerjanya kayak gitu kena phk. Lha, wong biasanya karyawan baru itu rajin-rajin lho.
Alris recently posted… » Terdamparku Disini
siip…tegas itu bagus mb…
biar buat pelajaran temen2 yg lainnya…
irmarahadian recently posted… » Ibu, Olah Mie Instan Yang Sehat
wah sadis juga eh tegas maksudnya. Saya perlu belajar banyak nih soal ketegasan biar win-win semuanya……thx nique for sharingnya
Necky recently posted… » Anggaran Rutin Bulanan
kan di serba sebelas juga ada mas, kadang baiiiiiiiiiik kadang ngebetein
nah kemarin tuh malaikat baiknya entah lagi kemana, jadi weh ntu orang ga dikasih kesempatan ba bi bu
wakakakakak, ternyata beneran dia memecat orang. eh malamnya bisa tidur nyenyak gak?! *ngumpet*
indobrad recently posted… » #PapuaTrip 1: Awal Mula
bisa dong ah
kan akhirnya ada kata LEGA,s oale jadi borok tuh klo dibiarin
sama kayak saya sering sekali ngalamin yang namanya dejavu
nice blog, keep bloging yaaaaaaa, please visit back to http://www.7og4nk.blogspotdotcom find more place for your vacation
hehehe moga2 abis dari sini berasa dejavu yak, jadi ada tulisan yang nge link ke sini *halah*
hahhaha si ntuh yang ngomongin bossnya di FB yah? Emang ngga niat kerja sih. Masa percobaan kan mustinya untuk menarik hati boss…
Ikkyu_san recently posted… » Allt Gott
emang segemuk apa sih dia sampe ngga mau makan dan minum? Pasti ngga se-GUE kan? hahahaha
Ikkyu_san recently posted… » Allt Gott
yaolo mbaaa tuh anak imut, keciiiilll.. klo pake baju aja ukuran M anak kecil kali …
cuma phobia gendut kali xixixi
itu dia mba, masa percobaan itu kan mestinya do d best, apapunlah agar si bos mau teken kontrak jadi permanen
eh ini malah sakenak udelle
bisa membayangkan tipikal gadis manis imut itu yang untuk tubuhnya sendiri tak mau berbuat lebih.. memang harus digebrak untuk membuatnya sadar dan berpikir.
semoga saja dia jadi berpikir karena kejadian ini ya Mak
kali ia tidak terlalu butuh kerjaan ya, dan seolah mengabaikan employer nya. ini sekaligus jadi pelajaran buat karyawan yang lain
jarwadi recently posted… » Deklarasi ASEAN Blogger
sepertinya sih begitu, wong 1.5bulan kerja, status fesbuknya isinya keluhan semua, ga ada happy2nya, jadi yah mungkin memang kondisinya sedang galau tingkat tinggi yah, jadi ga mikirin kerjaan sama sekali.
hehe aneh banget masa takut minum air gara2 takut gemuk sih…
yah emang kudu tegas ya, kalo gak gitu ntar karyawan lain ngirain oh gak apa2 nih bolos berhari2.. gawat dong ya…
arman recently posted… » That’s Life, Folks!
nah itu yang gw kuatirin Man, kebayang aja klo mpe asisten yg lain bertingkah sama, bisa semaput gw
iya sih kalo udah ngak disiplin gitu. bisa mempengaruhi kinerja yang lain. jadi siapa yang berbuat ya harus mau konsekwensi nya
Bayu recently posted… » Cinta Terbukti Saat Diare
yoi, sudah hukum alam begitu ‘kan
Semoga bisa mendapatkan asisten lain yang bisa memenuhi standar ya bu…
repot kalau asistennya kurang
miss ‘U recently posted… » Se.Be.Las
engga nyari lagi kayaknya, 3 asisten yg ada sudah saya tanyai, mau dapat OT atau tambah orang? dan mereka pilih OT aja.
kalau kurang makan, oke lah, mungkin emang takut gemuk.. kalau kurang minum??
ah, menurut saya mbak nique udah ngambil tindakan yang bener,,
kalau dibiarin, susah juga, selain kerjanya ga produkti, asisten lain bisa2 ngiri..
semoga segera dapat ganti yang lebih baik ya mbak
nah itu, gimana ga sakit2 ya kan?
terus klo sakit, ntar disangka keluarganya kerjanya terlalu capek, padahal mah karena dia perempuan sudah banyak pekerjaan yg ditoleransi lho
ya ampun kurang makan gara2 takut gemuk dan kurang minum gara2 males doang kayaknya itu mah ckckc itu menyiksa diri ya namanya
Tiara Putri recently posted… » SMP cyiiin
hehehe …
blom tau kena penyakit ginjal kali
HHmmm …
Baru dua bulan … tapi sudah 9 hari Off …
Pada umumnya, sampai dengan masa 3 bulan itu adalah masa probation … masa percobaan …
Baiknya dikemukakan “syarat dan ketentuan berlaku” pada tahap awal dia bekerja … sehingga dia tau tugas dan tanggung jawabnya … plus konsekuensinya …
Semoga ybs belajar dari pengalaman ini
Salam saya
nh18 recently posted… » PR SEBELAS
syarat dan ketentuan berlaku+jobdesc udah sepaket yang disodorin ketika awal baru masuk kerja om, jadi yaaah sebenere itu juga yang bikin saya ngerasa ‘ditantangin’; mungkin dia pikir saya butuh, jadi ga bakal me ha ka dia
Suka atau tidak, keputusan terpahit memang harus dilakukan agar korban tidak semakin banyak berjatuhan…qiqiqi…
Salam kenal mba…
pernah juga pecat asisten karena bohong dan pergi tanpa pamit pacaran, dan nginep di rumah pacar pulak…, mengerikan ..
monda recently posted… » Kopdar Boplo Menelusuri Gedung Bersejarah
mengerikanlah klo gitu kak, susah toleransi wlo sayang dan butuh sekalipun ya
Saya juga beberapa kali mengusulkan anak buah untuk di akhiri ikatan dinasnya karena sudah tak bisa diperbaiki.
Sudah dijatuhi hukuman displin 3x tetapi masih bandel akhirnya memang dipecat.
Pemecatan perlu agar dia tak menjadi virus berbahaya di kesatuan.
Salam hangat dari Surabaya
betul Dhe, daripada jadi virus berbahaya bagi asisten yg lain kan, lebih baik cepet2 diberangus hehee
semoga menjadi pembelajaran bagi yang dipecat…
joe recently posted… » Penemuan-Penemuan Terbesar Sepanjang Masa
semoga saja begitu Joe
Rasanya mungkin sama kayak temen saya yang dulu ditolak ama calon dosen pembimbing TA-nya…
Asop recently posted… » [Jajak Pendapat] Perihal Mengupas dan Makan Mangga
ga pernah ditolak waktu ngerjain TA, jadi ga tau rasanya Sop
Memang tidak mudah ya mencari asisten yang tepat. Saya termasuk yang sering dikhianati asisten. Katanya sakit ternyata nyambi di tempat kerja lain.
Andai saya punya ketegasan seperti mbak Nique,
Susindra recently posted… » Cat Rumah Baru
waduh, bisa nyambi juga ya mba?
klo yg ART sih saya gpp, pernah kok gitu, karena waktu itu cuma ngurusin saya sendiri doang, kan banyak waktu nganggur, jadi saya ijinin terima cucian/gosok dari tetangga.
tapi klo asisten yg buat tempat usaha, susahlah klo smp nyambi di tempat lain, karena dengan begitu harus ada yg gantiin shift nya dong ketika dia bolos. paling gampang sih, potong gaji yg besarannya 2x lipat dari gaji per harinya, jadi mereka ngerasa rugi hehehe
setidaknya harus di bicarakan dulu hati ke hati,apa masalahnya ,kenapa kinerjanya menurun,dan lain2 lah,,ya baiknya kita 2 melihat dari sisi si yang mau di pecat itulah,,,,oh iya mbak ad PR sebelas buat mbak ,,di kerjakan ya,,
alkahfi recently posted… » sebelas dan november rain
iya, ini lagi dikerjakan, sabar yah, nanti tak link klo sudah diposting ya
Baru dua bulan aja begitu,
gimana kalau ntar~
Sabar yaaa mbak…
Una recently posted… » 11 Facts About Me
iya toh
baru 45 hari tepatnya, blom nyampe 2 bulan juga Na
sebelumnya maaf ya bu.
tuh orang udah di beri warning apa belum bu, klo semisal udah di beri peringatan menurut saya gpp dia dipecat tapi klo belum aku rasa kasian juga karena tau sendiri kan bu, nyari kerja itu susahnya masa ampun.
Baha Andes recently posted… » Hasil Emosi
dia itu baru dalam masa percobaan, kan baru masuk bulan ke-2, jadi tanpa warning deh.
saya juga tau kok nyari kerja itu susah, tapi yang udah ndapetin kerjaan itu bisa menghargai pekerjaannya apa tidak?
apa dia boleh seenaknya bersikap seperti? mbolos tanpa kabar? saya kira kalau orang dalam masa percobaan sudah seperti itu attitudenya, terus apanya yang mau dinilai ketika masa evaluasi nanti?
oh… dia mangkir tanpa izin ya…
ya sing sabar mba.
Baha Andes recently posted… » Jangan Cepat Emosi Mendapatkan Cobaan
Sebenernya paling sedih,kalo denger kata memecat ato di pecat.Dulu waktu aku kerja paling sering deh rasanya memecat SPG yang kurang bener kerjanya*tentunya ada alasan kuat*,dari pada mengganjal dan merugikan perusahaan lebih baik kan di pecat secara halus,dengan cara me rolling beliau ke daerah*otomatis ga mau kan* hehee…
Kok ada ya Niq yang ga mau makan,minum dengan alasan takut gemuk,menyiksa diri sendiri deh..gemes..gemes..
ya dah pecat saja haha..
Nchie recently posted… » Lagi iseng
nah itu dia, aneh emang, padahal badanya itu kecil mungil, makanya ku bilang imut, cuma pipinya rada chubby sih

ga tau deh alasan sebenernya yah …
soale rata2 asisten di sini, wlo kadang rada nyebelin dan bikin pusing yg masak, tapi bobotnya pada nambah ke samping tuh hehehe ….
cuma dia aja yang rada beda.
iya mba, klo saya pertahankan, takutnya 3 asisten lainnya malah ikut2an nanti, mereka pasti mikir dong, enak men yo bisa bolos sakenake