Menjelang Suit Sepentin

Menulis atau nge-blog baru saya geluti 2 tahun terakhir ini, sejak saya menikah dengan seorang laki-laki yang full-time blogger, yang mencari sesuap nasi dan segenggam berlian melalui blog. Awalnya sering bete melihat suami anteng di depan laptop, padahal kami masih pengantin baru. Biasa deh, istri centil ‘kan maunya disayang-sayang toh?! Eh ini kok siang malam yang dikeloni cuma laptop saja :D

Suami yang blogger itu kemudian menulari virus nge-blog dan sukses dong dia, karena sampai hari ini saya masih anteng nge-blog walau sempat vakum di awal-awal 2010. Mungkin karena profesi suami yang blogger membuat suasana ayem tentrem, nge-blog kapan saja tidak masalah. Tapi apakah saya kemudian melupakan tugas sebagai Ibu Rumah Tangga? Tentu tidak! Kami berkolaborasi menyelesaikan semua pekerjaan rumah tangga, senangnya melakukan ini  karena membuat setiap detik waktu yang berlalu sangat berkualitas.

Sampai hari ini, rutinitas keseharian saya kurang lebih masih sama, yeah ada perubahan sedikit sih, sejak kami mengurus sendiri usaha ini, dan sejak punya asisten yang tinggal di dalam, juga sejak sering ketitipan duo bocil maka tugas memasak menjadi WAJIB. Tugas memasak, pasti ada lanjutannya yaitu tugas ke pasar. Saya beruntung karena memang suka memasak, sehingga walau sudah kecapekan masih punya semangat nge-blog, buat apa coba kalau bukan pamer masakan hehehe …

Kira-kira seperti inilah 24jam yang saya punya itu dibagi. Lepas subuh bersiap memasak sarapan para asisten, lanjut belanja ke pasar, memasak, menyiapkan abang berangkat sekolah jam 12 siang, rehat – saat ini bisa fokus bewe sambil menunggu abang pulang sekolah jam 3, dan memastikan mereka tidur siang. Lewat maghrib mereka baru dijemput ibunya, setelah itu kalau tidak ada acara keluar, biasanya langsung full kegiatan on line, entah itu menulis – bewe, pastinya diseling nonton BBI jam 19-20 :D Rutinitas seperti ini tak jarang berubah total, jika ada kegiatan offline, ke bioskop misalnya. Fleksibel saja seperti karet, bisa diatur-atur sesuai kebutuhan :D

Begitulah, ngeblog dan bewe  selalu dilakukan kapan saja di sela-sela waktu luang, pasti keadaan ini akan berbeda jika satu hari nanti Chelsea wannabe sudah ada. Bisa jadi kesempatan menulis malah berkurang, tapi sepertinya sih tidak mungkin hiatus, karena sesungguhnya saya ‘kan sangat narsis. Jika foto masakan saja sering tayang di sini, sudah pasti dong kegiatan bersama Chelsea juga dipajang disini hehehe ….

Fiuhhh …. ! Panjang juga ya tulisan saya, padahal sedari kemarin saya masih bingung bagaimana akan mengawali tulisan untuk mengikuti kontes SUIT SEPENTIN-nya mas Djangan Pakies, eh alhamdulillah pagi ini bisa mengalir selancar air sungai di Pasir Mukti :D Hmmm, karena menulis ini saya jadi tercenung, menjelang Suit Sepentin yang masih 15 tahun lagi buat kami berdua, bagaimana ya kami melewatinya nanti? Kami tentu berharap bisa mengikuti jejak pasangan Djangan Pakies yang akan merayakan Suit Sepentin, terus sampai tahun-tahun berikutnya.

Tulisan ini saya persembahkan sebagai bingkisan dari kami berdua untuk ulang tahun pernikahan Mas Djangan Pakies, dan tentu saja sebait doa kami lafazkan untuk kelanggengan rumah tangga mas Djangan Pakies, agar awet sampai aki nini, dilimpahi kesehatan dan kemurahan rejeki, dan dipanjangkan umur agar dapat mengawal anak-anak sampai mentas, juga tetap nge-blog pastinya :)  Aamiin!


Photobucket

31 thoughts on “Menjelang Suit Sepentin

  1. Saya “iri” dengan profesi sebagai blogger. Pengen saya mengikuti, tapi belum bisa karena menulis masih belum lancar.
    Tulisan nicamperenique mengalir dan menyejukkan seperti air sungai di Lau Kaban.

  2. wah…udh lewat nih..kontesnya…hehehe, wong kontesnya pakde aja lewat…padahal udh nulis setengah….
    Semoga sukses dengan kontesnya ya nique

  3. Siapapun bisa merasakan indahnya suit sepentin ( insya Allah )termasuk keluarga mbak Nique. Amin. Yang terpenting adalah jadikan keluarga sebagai anugerah sekaligus amanah, syukuri dan jalani dengan sabar.

    Sukses untuk kontesnya, mbak. Biasanya, kalau di film-film, pahlawannya muncul belakangan, meski didaftarkan di hari-hari terakhir kontes, bukan tidak mungkin justru yang akan terpilih menjadi pemenangnya. Amin.

  4. Semoga segera dikaruniai kehadian Chealsea kecilnya yah Mbak.,.. pastinya blog ini jadi semakin berwarna kelak… Sukses dengan acaranya Pak Ies Mbak Nique… Semoga Mbak Nique dan suami pun bisa spt pasangan Pak Ies dan istri, amin.. :-)

  5. sebenernya enak kan punya akang fulltime blogger ?,
    tiap hari idungnya bisa keliatan tapi,
    ya itulah … resikonya bisa jadi istri kedua .. hehehe

  6. Wah…rival kita nih Kak *salaman* hahaha…
    Aamiin…semoga kita sama2 bisa jg suit sepentin-an spt pak Ies nanti ya ;)

  7. Assalamu’alaikum Mbak niQue,
    Alhamdulillah, terimakasih atas partisipasinya. semoga bermanfaat bagi kita semua. Saya tidak berkomentar agar lebih obyektif

    Artikel sampean sudah saya copy dan pastekan di blog baru saya yang khusus untuk giveaway ini agar mudah mengumpukan artikelnya. Insya Alloh saatnya nanti saya publish

    >URL blog Nicamperenique-Mbak niQue ijin saya tempel di sidebar Djangan Pakies.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

CommentLuv badge