Edisi Galau di Penghujung Juli

Dari kemarin keliling banyak ‘rumah’ eh banyak yang sedang galau ternyata. Saya pikir ga bakalan kebagian menuliskan sesi galau di sini, jadi deh inggalin jejak cengengesan di setiap rumah. Maaf ya :D Sekarang giliran saya yang galau nih. Entah karena efek flu yang bertambah parah, entah emang udah sampai di titik klimaks setelah disimpan berbulan-bulan lamanya.

Ini cerita tentang salah seorang yang dulu bersahabat dengan saya. Entah apa yang terjadi di antara kami, yang jelas setelah melalui satu perjalanan bersama, tiba-tiba semua berbeda. Dia tidak lagi seperti biasa. Jika sebelumnya sebuah pesan singkat saja sudah cukup mengawali sebuah curhatan tentang apa saja. Berulang kali saya coba flash-back, terutama setiap momen dalam perjalanan waktu itu, saya belum cukup beruntung karena belum juga menemukan clue yang tepat sehingga kebersamaan di antara kami harus retak??? Sejak itu, tidak ada lagi sesi-sesi curhat ga penting di YM, memang begitu biasanya kami berbagi cerita, sesekali ketemu juga, dan dalam 4 bulan ini semua seperti raib bersama perjalanan yang lalu. Jika saya punya mesin waktu, dan jika saya tahu setelah perjalanan itu hubungan akan menjadi seperti ini, mungkin saya akan memilih tidak ikut dalam perjalanan itu. Eh tapi ini perkataan orang yang tidak beriman ya? Bukankah tidak baik menyesali yang telah terjadi? Hmm …

Ini sudah memasuki bulan ke-4, cukup lama juga ya?! Awal-awal pastilah terasa ada yang hilang, tetapi apa yang bisa saya lakukan untuk mengembalikan semua seperti semula? Meninggalkan pesan permintaan maaf – mungkin ada kekhilafan yang saya tidak sengaja – yang tidak berbalas. Mungkin dia tidak baca pesan singkat itu? Satu-satunya upaya yang belum saya lakukan adalah menemuinya, dan sepertinya tidak perlu saya lakukan. Mungkin lebih baik membiarkan sang waktu yang akan menjawab ada apa dengan semua ini. Yang artinya, saya harus bersabar, atau melupakannya. Toh, kita tidak bisa memaksa seseorang untuk tetap menjadi sahabat kita, bukan?

Baiklah, Ramadhan akan tiba dalam hitungan hari, saya hanya memanfaatkan momen yang tepat ini untuk menuliskan kegalauan hati saya di sini, pertanda saya masih manusia normal, yang punya hati yang bisa galau tidak melulu karena belum punya Chelsea Junior :) Semoga Tuhan mengampuni dosa yang telah saya perbuat sehingga membuat dia menganggap saya tidak pantas lagi menjadi salah seorang sahabatnya, dan saya harus belajar menerima kenyataan ini, sudah lelah saya mereka ulang kejadian demi kejadian, tetapi sungguh, saya begitu bodohnya karena tetap dalam kebuntuan sampai detik ini.

Selamat datang, Ramadhan, semoga hadirmu melembutkan hati yang mengeras, dia boleh pergi meninggalkan saya, saya memaafkan dia jika memutuskan tali silaturahim ini disebut sebagai kesalahan, tetapi Ramadhan, perkenankan saya bersamamu selama waktu yang diberikanNya untukku, aamiin! Kesempurnaan mutlak milik Tuhan, dan saya hanyalah manusia biasa tempat salah dan khilaf bersemayam.

Edisi Galau Usai

37 thoughts on “Edisi Galau di Penghujung Juli

  1. Pernah banget ngerasain ini, sahabatku hilang tak berbekas, sms dan telpon tak berbalas, akhirnya mencoba ikhlas….

  2. jadi udah selesai galaunya mbak?
    aku beberapa waktu yang lalu juga gitu, pernah berbuat salah sama seorang sahabat. saya meminta maaf, tapi di awal hubungan kami memang aneh..
    tapi Alhamdulillah sekarang berangsur balik, gak semulus sebelumnya, bener kata mbak nike, gak bisa memaksa seseorang untuk bersahabat sama kita

    selamat puasa mbak
    :)

    • udah dong Is, jangan lama2, 4bulan itu kurun waktu yg panjang lho
      dan ketika sudah diungkapkan di sini berarti sudah siap melepas semua rasa bernama galau :D
      si galau harus dienyahkan dan tak pantas bersemayam di hati apalagi mau menjalani ibadah di bulan Ramadhan ini …

      iya Is, bukan cuma persahabatan, apapun tidak bisa dipaksakan, semua harus bersaling-saling
      baru deh menyenangkan hehehe ….

      met puasa juga ya Is, semoga dramaland tayang terus di bulan ini :)

  3. Haha… Ikutan galau juga ya. Kirain aku doang yang jadi blogger galau :D
    Mungkin temannya sedang ada kesibukan yang lumayan menyita waktu dalam 4 bulan ini :D
    Bersiap2 masuk Ramadhan nih. Maaf lahir bathin ya :)

  4. Pertemanan seperti halnya kehidupan kita, naik turun….
    Yang penting, prioritas sekarang adalah menghadapi bulan Ramadhan..bulan yang penuh berkah, semoga amal kita di bulan Ramadhan diterima oleh Allah swt. Amien.

    Saya mohon maaf lahir batin ya Nique….siapa tahu ada komentar saya yang membuat kurang berkenan di hati.

  5. Mbaaak Niiiiquee…
    aku mau nangis rasanya…
    kejadian seperti Mbak Nique… terjadi juga sama aku… baru2 ini saja.

    seorang sahabat “menghapus” semua diriku… di FB… di HP… di BB… di grup… dimana2… padahal diriku hanya curhat, kalau sahabat sejati, kenapa sebuah curhat bisa meretakkan hubungan persahabatan yah? saya akan selamanya menganggap dia teman, entah bagaimana dgn dia… aku rasanya spt prita saja… maunya cuma curhat malah dpt musibah.. Wallahu’alam

    dia memutuskan semua jalur silaturahmi dgn aku… aku hrs gmana yaa? *galaaauuuu*

    Maaf Mbak Nique… aku kok jd nyampah disini… hiks… :-(

    • mbak thia…khan yg memutuskan tali silahturahminya dia lho. Selama mbak thia bisa mngeirimkan permohonan maaf kepadanya *terserah dia mau dibalas atau tidak* ga usah dipikirin. Masih banyak teman yang sebenarnya real sahabat meskipun itu hanya di dunia maya. Percayalah mbak…ga usah dipikirin lagi deh…

      • saya juga sudah minta maaf sama dia, seperti itulah, soal dia terima atau tidak, ya terserah dia saja,
        thia masih mending tau masalahnya apa, hla saya? :D ga tau … blank, mpe bingung sendiri hehehe

    • dulu sih klo hampir kehilangan sahabat emang begitu rasanya thia
      sekarang sih udah engga, sedih iya, galau emang, tapi airmatanya sayang ah :D :
      biarin deh, dia sih blom hapus saya dari semua itu, tapi tidak adanya komunikasi hmmm
      saya sih berharap waktu yang akan mengembalikan semuanya seperti semula,
      bisa jadi dia tidak mau mengungkapkan apa yg dirasakannya karena dia pikir dia bisa dealwith it,
      dan bisa jadi dia berharap semua pun akan kembali seperti semula seiring dengan waktu berjalan.

      wish me luck as i wish your luck :D

  6. Selamat menyambut datangnya bulan suci Ramadhan, semoga kita bisa mengisi bulan yang penuh barokah dan ampunan ini dengan ibadah yang maksimal. Dan dengan kemuliaan Ramadhan, semoga Allah merekatkan kembali yang renggang, seperti semula bahkan lebih erat lagi. Amin.

  7. Selamat menyambut datangnya bulan suci Ramadhan, semoga Allah memanjangkan umur, menganugerahkan kesehatan, keteguhan iman sehingga kita bisa mengisi bulan yang penuh barokah dan ampunan dengan ibadah yang maksimal. Dan dengan segalal kemuliaan Ramadhan, semoga menghapus kegalauan, merekatkan kembali yang sempat merenggang, mendinginkan yang panas, kembali seperti semula bahkan lebih erat lagi. Amin.

  8. hmmm,,, kadang emang sebuah kedekatan atau persahabatan gak bisa diprediksi akan sampai kapan ya.. klo gak kita ya karena pihak lainnya.. Tapi pasti ada hikmahnya kok mengalami itu, prosesnya aja yang dirasakan :D

    eh selamat menyambut ramadha :)

  9. yups… semoga saja Ramadhan kali ini bisa melembutkan hati yg telah mengeras karena sifat egois kita masing2 ya mbak…

  10. Ada edisi galau berikutnya nggak nih, hehe….

    Saya juga pernah ngalamin hal itu. Cara mengatasinya adalah minta maaf ke dia bila ada kesalahan, lalu bersikap seperti biasanya ke dia…. Awalnya agak canggung, tapi lama-lama jadi biasa lagi, hehe…. :-)

  11. galaunya itu karena gg tau salahnya apa ya tante :( coba teman ngomong apa yang salah pada diri kita, mungkin bisa lebih baik, meskipun gg bakalan sama lagi :(

    mohon maaf juga ya tante kalau saya ada komentar yang salah :)

  12. Mohon maaf lahir bathin juga yach mbak…barangkali ada komentar saya yg kurang berkenan…smoga kita semua bisa bertemu dgn bulan ramadhan dan bisa melaksanakan puasa sebulan penuh…..amiin

  13. susah ya mbak kalo kaya gitu. jadinya malah kita yang kepikiran.
    akhirnya ya cuman bisa ikhlas dan pasrah. semoga berjalannya waktu hubungan itu bisa membaik lagi

  14. niQue yang baik, bunda terharu membacanya. Md2an dia ikut membaca tulisan niQue ini dan bulan Ramadhan yang suci ini mampu melebur hatinya yang beku dan akan tersambung kembali tali silaturakhim yang pernah terputus. Amin. Bunda juga se x an minta mf jg untuk kesalahan dalam kata yang tertulis. Semoga Ramadhan tahun ini membawa berkah buat kita semua. Amin, YRA.

  15. Saya juga mau minta maaf ya Mbak, barangkali ada salah kata saat berkomentar. Mari kita menyambut Ramadhan dengan senyum yang sebenar benarnya. Salam jreng jreng jreng ya Mbak..

  16. saya pun mengalami ini bu, 1. gara2 bola yg terlalu fanatik, 2. gara2 emosi yg tak terkontrol.

    Secara batiniah saya ga mau seperti ini. galu juga dotcodotid

  17. berkunjung malam2 ternyata lagi terkena galau, tpi bukan karena terserang virus galau dari saya kan bu… hehehe

    Iyalah, sudahi saja kegalaun ini, memang tidak enak kalau lagi galau…
    semoga smuanya akan baik-baik saja.

    Mari kita sambut Ramadhan. semoga nantinya membawa keberkahan untuk kita semua, aamiin

  18. Semoga bulan Ramadhan ini membawa keberkahan sehingga mbak dan sahabatnya bisa kembali saling berkomunikasi lagi.

    Selamat menyambut bulan Ramadhan.

  19. didoakan saja mbak sahabatnya, semoga selalu dalam kebaikan, dan semoga kabaikan itu pula akan selalu menyertai kita. :)

    selamat menyambut bulan suci Ramadhan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

CommentLuv badge