Dearest Dija,
Cepat sekali waktu berlalu ya sayang, tau-tau udah saatnya buat Dija untuk tiup lilin yang ke-15 aja. Selamat ulang tahun ya Dija, tidak terasa ya sekarang saatnya kita merayakan ulang tahun Dija yang ke-15. Ups? Ga salah nih angka 15??? Berarti udah 11 tahun ya persahabatan ini terjalin, iya lho… waktu itu kan pas Dija ulang tahun yang pertama kalinya. Ga percaya? Boleh deh dilihat lagi tuh blognya Dija, di sana ada kok surat ucapan dari Tante Nique. Setelah sebelas tahun berlalu, sudah banyak cerita yang kalian lewati bersama, saksinya pastilah blog kalian masing-masing yang penuh dengan foto-foto centil kalian berdua. Senang rasanya Tante melihat persahabatan Dija dengan Kak Egi, tante berdoa di tahun-tahun berikutnya agar kalian berdua tetap rukun, seia sekata untuk selamanya.
Tante yakin, Dija tidak akan lupa, tapi tante pengen aja mengulang masa-masa waktu memperkenalkan Dija ke Kakak Egi. Waktu itu, di hari ulang tahunmu yang pertama, tante memberikan hadiah yang spesial buat Dija. Hadiahnya yang tidak boleh dibungkus pakai kertas kado, karena hadiahnya bisa bergerak, bisa bicara, bisa menyanyi dan bisa menangis juga tentunya. Kalau hadiahnya tante bungkus rapi, sudah pasti dalam hitungan detik akan rusak karena ‘isinya’ akan meronta-ronta mau bebas. Iyalah, karena yang menjadi hadiah tante itu Kakak Egi, karena tante Nique mau Dija punya saudara perempuan, dan tante Nique juga tau kalau kakak Egi pengen sekali punya adik perempuan, klop ‘kan? Tante pikir hadiah seorang kakak perempuan adalah yang paling tepat buat Dija, kelak insya Allah bisa menjadi tempat curhat Dija, selain tante Elsa tentunya. Yuk kita lihat lagi foto-foto masa lalu kalian berdua, mirip sekali ‘kan?
Bener ‘kan kalian mirip? Tapi sekarang Dija sudah remaja, sudah mau masuk SMA sebentar lagi, kakak Egi malah sudah semester 3 aja. Iyalah, Dija dan Kakak Egi beda 5tahun, wajar dong kalau kakak Egi sudah kuliah sekarang. Tapi Dija juga senang ‘kan? Karena kakak Egi selalu mau bantuin Dija kalau ada pelajaran yang susah.
Dija sayang, selamanya bulan Maret akan menjadi bulan yang teramat khusus buat keluarga kita, karena di bulan Maret kita bertiga berulang tahun, Dija, tante Nique dan papanya Kakak Egi. Nanti, kalau Dija berulang tahun yang ke-17 kita rayakan sama-sama yaaa …. tapi cuma Dija dan tante Nique aja yang tiup lilin, karena papanya Kakak Egi ‘kan sudah bersama Bunda di surga. Tante Nique yakin, Bunda Noni dan papanya Kakak Egi pasti senang melihat kedua anaknya akur, saling sayang dan kompak selalu. Apalagi kalian berdua tumbuh sehat dan cantik-cantik pula.
Oya, kalian berdua selalu ingat mengirim doa buat Bunda dan Papa-nya Kakak Egi ‘kan? Hayooo … harus kompak lho, jangan kompaknya buat nodongin tante aja
Kan Bunda pasti senang sekali melihat Dija jadi anak yang solehah, tante Elsa apalagi, tante juga senang, bahkan tante campur takut sih, kalau adek Dija rada nakal, kuatirnya kakak Egi nanti yang disalahin, abis adek biasanya kan ikutin gimana kakaknya hehehe
Selamat ulang tahun ya Dija sayang …
Dan karena ini ulang tahunmu yang ke-15, kamu boleh pilih kado sendiri. Biasanya ‘kan udah dibungkus rapi sama tante, tapi kali ini mau beda, tante ingin tau Dija pengen apa. Gaya ya hehehe padahal sih karena tante Nique sedang tidak di Jakarta, 2 minggu lagi baru kembali ke Jakata niy Dija, nanti kita janjian sama Kakak Egi dan tante Elsa, untuk membelikan apa yang Dija mau, ok?! Apa? Dija mau rembukan sama Kakak Egi? Boleeeh, tapi hadiahnya cuma boleh satu ya, soalnya tante Nique tau kalau kakak Egi itu ngefans banget sama yang namanya kado, dan tante Nique sudah yakin kalau nanti kakak Egi pasti bujukin adek Dija biar minta hadiahnya 2 hehehe … tuh kan pada ketawa, tau deh tante akal bulusnya kakak Egi.
Seperti tahun-tahun yang sudah berlalu, doa adalah kado yang tak pernah putus buat Dija dan kakak Egi. Begitu juga hari ini dan selamanya, semua yang terbaik menjadi pengharapan tante buat Dija, kesehatan, prestasi di sekolah, dan tentu saja berharap agar Dija tetap menjadi anak yang manis, anak kesayangan banyak orang, amin!
Peluk cium dari tante Nique
Saleum,
saya sangat liat wajah2 polos balita mbak… gemes banget
saleum dmilano
wuuuaaaah Kak Egi cantik dan manis banget! pita di kepalanya juga lucuuuuu….
semoga mereka bisa berteman beneran yaaa
amiiiin amiiiiiiiiiiin
suratnya indah sekali
terima kasih sudah meluangkan waktu untuk mengirimkan surat pada Dija
terima kasiiiiiiih
elsa recently posted… » Dijas First Birthday Giveaway – LETTERS TO DIJA
eh ada Jeng Elsa, terima kasih sudah berkunjung ya
Insya Allah bisa, ‘kan tergantung tante2nya hehehe …
yukkk kapan traktiran ultahnya Dija? Tar K’Egi diajak serta pastinya
Dija kalau didandani apapun kok tetap nggemesin ya?
Selamat ulang tahun Dija..
giewahyudi recently posted… » Seni Itu Uang
iya dong, ga didandani juga nggemesin kok om
dija sama kak egi …
entah kenapa.. jadi ikut membayangkan mereka naek bajaj berdua *hloh?!?!
semoga kek Egi dan Dija bisa bersahabat selamanya ya.
ais ariani recently posted… » If…
semoga mereka berdua tumbuh menjadi gadis yang manis ya …
Kehilangan orang yang disayang memang sakit, tapi semua sudah terukur, pasti bisa menjalaninya.
Salam kenal …
Egi dan Dija semoga jadi sahabat baik. Semoga keduanya tumbuh jadi gadis ceria cerdas dan mandiri, bahagia dikelilingi keluarga besar yang menyayanginya.
insya Allah amin
susah payah saya bikin postingan ini kak, berusaha tidak melow
btw, kak, komen ku di blog kk tuh g pernah tayang sih?????
aku jadi sedih.
sama tempatnya bundadontworry juga gitu,
tolong bilangin ya kak,
kayak di tempat om NH kemarin, tapi sekarang sudah bisa tayang lagi disana hiks ….