Happy Birthday to Me :)

Lima puluh lima menit lagi saya akan berulang tahun yang ke-17++ :D
Dan itu artinya jatah menghirup udara di dunia ini otomatis berkurang satu tahun.

Pinjam pajang kue ultah Egidia :D

Meng-ulang tahun bisa jadi bukan momen penting bagi setiap orang, tapi bagi sebagian orang bisa jadi merupakan momen yang sangat dinantikan. Saya, termasuk yang jarang bisa melupakan begitu saja hari ulang tahun sendiri :D Tahun-tahun lalu, maksud saya tahun-tahun di mana saya belum punya suami, momen ulang tahun menjadi ajang berkumpul dengan beberapa sahabat. Atau saya pernah juga menghadiahi diri sesuatu yang menurut saya berharga – yang bilamana tidak ada momen ulang tahun saya akan merasa rugi mengeluarkan budget yang lumayan.

Dari sekian puluh kali saya berulang tahun saya ingat betul cuma beberapa kali yang saya mengumpulkan teman dalam jumlah besar, maklumlah semakin ke sini kok semakin malu saja jika harus mempublikasikan jumlah umur yang saya punyai saat itu dan saat ini :D

Ada satu masa yang saya tak akan pernah lupa, yaitu tahun 2003, saya menghadiahi diri untuk mengikuti satu pelatihan yang harganya lumayan mahal, eh ternyata setelah saya mengikuti pelatihan itu ternyata saya tergabung pada batch yang angkanya sesuai dengan angka usia saya saat itu. Sungguh satu kebetulan yang jarang :D Dan saya juga akan selalu ingat hari itu karena  seseorang yang baru saya kenal pada pelatihan itu memberikan hadiah buku LA TAHZAN. She’s really a nice and generous woman :) Sayang sekali, buku itu nyangkut di seorang kakek yang pernah menjadi tetangga saya dulu, ga tega juga mau minta buku itu kembali. Ikhlasin deh hehehe …

Saya juga masih ingat pernah dapat hadiah boneka beruang putih yang besaaaaaaaaaar sekali :D Hanya karena bulunya yang putih saya tidak tega membuka bungkusnya, kemudian boneka itu cuma jadi pajangan deh. Tapi satu ketika harus dibuka paksa oleh ponakan karena dia menginginkan boneka itu. Baiklah, saya ‘kan tante yang baik, so …. ikhlasin deh :D

Ulang tahun identik dengan kado dan makan-makan. Tanpa keduanya perayaan ulang tahun terkesan hambar. Makan-makan tidak selalu harus bermewah-mewah, esensinya sih bisa ngumpul dan ngerumpi bareng. Hmm … terakhir ngumpul bareng temen2 kapan ya? Rasanya sudah lama sekali deh, atau ini cuma perasaan aja? :D

Soalnya tahun kemarin sepiiiiiiiiiiiiiii, padahal udah ada suami. Yeah, begitulah kalau dapat suami yang jauh dari romantis. Dan baginya ulang tahun bukan suatu momen yang perlu ada selebrasi. Semua hari itu biasa saja baginya. Jangankan ulang tahun diri, ulang tahun pernikahan pun tak penting. Hiks … padahal rata-rata perempuan itu pasti senang ya bisa dapat sedikit saja perhatian di dua hari penting itu. Tapi ya sudahlah, syukuri apa yang ada, walau ada sedikit gondok ya jangan lama-lama bisa gondongan nanti kan repot :LOL:

So, happy birthday to me, semoga bertambahnya usia tahun ini bisa lebih sabar, sehat selalu (itu penting banget!) dan semoga Tuhan mempercayakan momongan, amiiiiiiiin…….!!!


15 thoughts on “Happy Birthday to Me :)

  1. Pingback: Self Rewarding | nicampereniqué.me

  2. Saleum
    kunjungan telat nih mbak, :)
    semoga semakin dewasa dalam mengambil keputusan, dan lebih bijaksana itu harus….
    saleum dmilano

  3. selebrasi ngga penting yang penting perhatian… eh tapi kok gw ngga yakin ya *gagjelas*
    eniwei, hampir semua wanita senang akan perhatian, ga usah besar macam ngajak dinner atau lainnya, diberi ucapan aja udah girang, digombalin aja udah melayang…hmmm memang udh bawaan lahir kali yaaa

    hepi belated b’dei ya bu, moga makin sukses dan sehat selalu ^^

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

CommentLuv badge