Tadi pagi ada kesempatan keluar sebentar, tujuan utama sih ke ATM karena token baru saja ternoda oleh tangan jahil si abang yang mengira benda berwarna biru itu adalah kalkulator. Bukan si abang yang salah jika kemudian token itu tidak bisa difungsikan lagi, adalah si kila yang teledor meletakkannya sembarangan. Ini kali kedua si token harus dipensiun-paksakan, dan kedua kalinya pula dikarenakan ulah para keponakan memenuhi rasa ingin tahu mereka terhadap keajaiban benda biru itu.
Dalam perjalanan menuju ATM, kami mengobrol gajebo
dan yang jelas ngebahas soal hujan yang tidak turun, padahal hadirnya hujan sangat diharapkan oleh orang-orang yang merayakan Imlek. Menurut yang pernah saya dengar sih, kalau hujan tidak turun begini, diartikan rejeki bakal seret tahun ini. Wallahu’alam
Urusan di ATM beres, kami mampir dulu di penjual mie ayam yang berjualan persis di sebelah ATM. Dulu pernah nyobain, dan rasanya lumayan deh, kebetulan juga belum sarapan *baca : sengaja*. Kalau mau jujur, inilah alasan terselubung tadi mengikuti suami ke ATM
, mencari sarapan dengan suasana yang lain *wink*
Setelah semangkok mie ayam sukses berpindah ke perut, kami lalu pulang lewat jalur yang berbeda dengan melewati sekolahan. Tumben sepi, tapi banyak pedagang-pedagang kecil yang menjual bermacam ragam, mulai dari makanan, minuman, dan mainan seperti biasa. Apa mereka tidak tahu kalau hari ini hari libur ya? Timbul rasa kasihan melihat para penjual makanan itu duduk menanti pembeli, sangat berbeda dengan hari biasa di mana penjualnya sampai tidak terlihat karena dikerumuni oleh anak-anak sekolah.
“Kasihan ya ‘A, dagangan mereka ga laku
“
“Iya.”
Kami sempat terdiam. Dan tiba-tiba suami bilang begini.
“Ya gitu, mereka sepi, tapi usaha lain yang rame, seperti warnet ‘kan rame tuh dari kemarin. Coba kalau anak-anak bersekolah hari ini, pasti tadi warnet sepi.”
Begitulah hidup, semua selalu silih berganti. Para penjual itu pasti sedih karena minim pemasukan, di sisi lain, ada yang senang karena justru mendapatkan lebih. Akan selalu begitu. Dan ketika merasakan keduanya, sudah semestinya disyukuri, saat sepi atau pun ramai. Bukankah rejeki sudah diatur, dan tidak mungkin tertukar?
Hanya saja, menerima kesenangan (rejeki) tentu lebih mudah mensyukurinya, sangat manusiawi saya kira ketika usaha sepi dan butuh kesadaran tingkat tinggi untuk tetap bersyukur. Terutama saya, masih harus belajar tentang satu hal ini, agar tidak mengeluh ketika usaha sepi, karena hidup memang harus begitu, tidak mungkin merasakan yang enak terus selamanya. Tidak mungkin selalu mendapatkan apapun yang diinginkan. Hmm …
Lagipula, bukankah Tuhan hanya memberikan apa yang kita butuhkan, dan bukan apa yang kita inginkan?
kalimat sing terakhir mantep ma..
bersyukur tak kan membuat kita semakin terpuruk ya Ma..
Makasih Ma..
Pengalaman pribadi sih, kalau bersyukur malah makin manteb Prit
Pandai bersyukur itu intinya,,
semoga kita termasuk orang yang pandai bersyukur Niq..
betul banget mbak..apapun keadaannya kita harus bersyukur..ini juga saya kudu belajar, krn mudah utk bersyukur di saat2 senang, tapi mensyukuri saat2 kita susah itu sulit banget ya
joanna recently posted… » Khasiat dahsyat bawang putih
wuihhh …. mimpi apa aku semalam dikunjungi blogger sekelas dirimu hehehe
what? veteran? saya? hohoo… usia saya emang udah veteran, tapi urusan tulis menulis bener2 nubie.
baterainya bisa abis mba, seingetku siy dulu bisa ganti pakai baterai jam biasa kok. klo ga salah inget lho ya *maklum dah faktor U hehehe*
hai Nique
salam kenal ya… senang bisa baca-baca di blog bagus ini. Baru ngeblog? kok udah spt veteran nih hihihi
trus tokennya diganti baru ya kalo gitu? token itu bisa abis ngga sih baterenya? Aku suka dpt warning “batery” tapi kalau didiemin beberapa saat ya bisa jalan lagi. Susah soalnya kalo tiba-tiba mati, ngurusnya jauh
EM
Ikkyu_san recently posted… » Tamiflu dan Kebijakan Sekolah
sip..!! sepakat..!!
yang diperlukan hanya kesadaran untuk bersyukur, dalam susah atau senang, karena rezeki ada takarannya sendiri2, dan selalu saja dicukupkan untuk kita, tiap2 manusia… Allah SWT maha adil..
salam sahabat mbak Niq..
niQue:
yep, Allah memang maha adil
salam sahabat juga!
ga tau kenapa setiap saya berkunjung kesini selalu mendapatkan sebuah pencerahan.. dan kali ini saya dapat kata2 yg bagus “REZEKI TIDAK MUNGKIN TERTUKAR” thnx
niQue:
syukurlah
tinggal kita meyakini tentang hal ini, karena yang sering terjadi adalah kita tahu tapi tidak mampu memahami dan meyakininya. saya pun masih berusaha untuk begitu
sebagai manusia (apakah dia itu pedagang atau pun pembeli) harus lebih banyak mensyukuri nikmat-Nya
niQue: betul betul betul
Majalah Masjid Kita recently posted… » Al-Quran Berwarna
yap intinya kita hrs bersyukur tapi susahnya minta ampun tuh kata syukur dilaksanakan apa gw hrs ganti nama jadi deden syukur gitu
niQue:
ya boleh tuh, ganti nama jadi Deden Syukur bin Sabar
DDN [KAFEIN4U] recently posted… » Arti dari istilah Sunda
Mario Teguh :
Untuk yang nyaris putus asa,
bisikkanlah
Tuhanku Yang Maha Melapangkan,
Ingin rasanya aku menyerah,
melepaskan ini semua dan
membiarkan diriku hilang
dalam ketidak-pedulian.
Tapi aku tak mungkin ikhlas
membiarkan jiwa baikku ini rusak.
Sebetulnya aku hanya letih
dan sedikit merasa tak disayangi
Tapi aku tahu,
Engkau mencintaiku.
Tuhan,
lapangkahlah dadaku,
teduhkanlah wajahku,
dan tinggikanlah derajatku
Aamiin
niQue:
amin!
thanks ya bu
ya seseorang pernah bilang padaku untuk berdoa meminta apa yang terbaik menurut Tuhan bukan menurutku hehe
nique emang kemaren pas imlek gak hujan ya bukannya hujannya gede banget?
niQue:
yep! Karena apa yang baik menurut kita belum tentu demikian menurutNya.
imlek kering kerontang, kaga ada ujan sama sekali, cuma sedikit mendung.
Apa karena banyak orang yang minta jangan turun hujan? Hehehe
julie recently posted… » mengerjakan peer
Kesulitan/cobaan terkadang menjadi motivasi buat kita untuk lebih berusaha
niQue:
SETUJU! Berarti jika kesulitan datang, kita harus bersyukur dong?
Karena tanpa adanya kesulitan, yang ada membuat hidup kita stagnan, jalan di tempat, sehingga tidak ada perubahan yang signifikan.
Ann recently posted… » Tahu Oyster
ketika kita butuh lauk, tuhan ngasi pancing, bukan ikan..:)
niQue:
dan seringnya orang yang dikasi pancing ogah, karena maunya langsung makan ikan, gimana dong?
TUKANG CoLoNG recently posted… » Ini Bukan Mimpi biasa
begitulah hidup. ada hitam putihnya. yang penting syukuri terus. kalo sekarang nggak laku, mungkin besoknya akan rame pengunjung. yang penting kita sudah mau berusaha.
niQue :
betul, masalahnya untuk bersyukurpun kita seringkali lalai
pernah ngerasain ga?
pink recently posted… » Award award…
benar juga ya….ekonomi itu seperti roda
hari ini di atas…besok kejeblos 
niQue:
betul sekali
hanya saja, seringkali kita lupa, dan maunya di atassss terus
@jeng tt: pasti!
@indobrad: baik om saya ‘kan bersabar slalu
@cahya: insya Allah dibagi2
@masbro: nggih mas …
@MMK: insya Allah demikian
terima kasih sudah mampir.
bener kata mas indobrad tuh mas.. sudah masing2 aturannya… yang pnting kita ttp ikhtiar, ikhlas dan tidak lupa berdoa..
Majalah Masjid Kita recently posted… » Kandungan Siwak
Bagaimanapun dan dalam keadaan apapun, bersyukur itu penting, setidaknya untuk menenangkan hati.
Jika punya lebih, ada baiknya dibagi-bagi
.
Cahya recently posted… » Sekilas tentang Kanker Kandung Kemih
rejeki memang sudah diatur. yang sabar sajalah
indobrad recently posted… » Happy Bunny Year
nice.
Bersyukur utk segala anugerahNya, termasuk rizki yg kadang tak terduga datangnya… Tuhan pasti menjadikannya seimbang