Recent Blog Posts

Penemuan Termutakhir

Frekuensi menulis saya semakin jarang. Menyedihkan sekali melihat blog ini terlantar. Sepertinya saya harus mempertimbangkan lagi untuk menggunakan domain berbayar untuk tahun-tahun mendatang, pabila saya tidak mampu menjaga mood menulis agar tetap konsisten dari waktu ke waktu. Padahal waktu luang banyak, fasilitas pun tak kurang, hanya saja mood-nya ini yang up and down. Susahnya, tak ada toko yang menjual mood dengan bebas :D Banyak hal yang terlewatkan dan luput direkam di sini. Too bad!

Mari lupakan prolog yang mellow dan gak penting itu :D

Katakan sesuatu tentang gambar ini.

Sampah!

Sampah!

Read More

Prihatin?

Belum lama ini, seorang tetangga menyampaikan keprihatinannya pada saya. Merasa kasihan melihat saya. Terkejut juga sih. Tidak mengira ada orang yang begitu memperhatikan saya sedemikian rupa. Rasa yang timbul di dalam dada, nano-nano banget jadinya. Hanya saja, reaksi saya sepertinya salah, menurut suami. Entahlah …

Jadi kepada ibu itu saya katakan, bahwa saya baik-baik saja, dan tidak merasa sedang mendapat ujian/cobaan dari Pemberi Kehidupan. Betul sejak awal 2014 ada saja yang menimpa saya, khususnya menyangkut kesehatan, tapi saya sedikitpun tidak merasa bersusah hati. Tidak ada beban sama sekali. Saya malah bersyukur, karena walau kelihatannya saya tidak sehat, tapi saya masih bisa membayar biaya pengobatan sendiri. Beruntungnya lagi, masih bertemu metode pengobatan yang kemudian cocok dengan saya.

Read More

Kampung Koruptor

Di Medan sana, ada sebuah kampung namanya SUNGGAL. Sahibul hikayat, ini cerita dari bapa saya bahwa penghuni kampung ini sebagian besar adalah orang-orang yang menikah semarga. Misalnya, perempuan Ginting menikah dengan laki-laki bermarga Ginting, pasti digelandang ke kampung Sunggal. Di suku Karo, perkawinan semarga itu memang TERLARANG/DILARANG. Dan kalau ada yang nekat ya hukumannya dibuang ke sana.

Dari cerita tentang Kampung Sunggal ini, saya jadi terpikir adanya KAMPUNG KORUPTOR. Pasti keren sekali, kalau disediakan khusus sebuah kampung bagi orang-orang yang terbukti korupsi. Setelah hartanya disita semua alias dimiskinkan, dibuanglah mereka ke KAMPUNG KORUPTOR, bila perlu kuburannya pun bikin di situ sekalian.

Kalau ada nanti yang bilang, melanggar HAM dong? Kasihan keluarganya yang tidak tahu menahu? Yeahhh itu mah resiko yah. ‘Kan selama Bapak/Ibunya korupsi anak-anak dan anggota keluarga lainnya enak-enak aja tuh menikmati uang korupsi itu. Terus, kenapa pula melanggar HAM kalau mereka ikut merasakan hasil dari apa yang dilakukan orang tuanya? Tangan mencencang bahu memikul. Dan sebagai orang tua yang bijaksana, mestinya tahu dong, kalau mereka main api ya jangan ribut kalau anaknya nanti kena bakar.

Jadi bagi saya, siapapun Presiden yang terpilih, sudah tidak jadi masalah. Asalkan, orang tersebut sanggup tidak korupsi aja, sudah cukup deh. Syukur-syukur itu tadi, menyita tuntas semua harta hasil korupsi, tentu saja termasuk dong dari harta keluarga rezim cang ato yang kabarnya kalau disimpan berapa puluht urunan juga gak akan habis-habis. Kumpulin aja semua buat mbayar utang negara. Selesai toh?!

Selesailah, wong nulis doang. Prakteknya pasti susah, namanya juga pada lupa gimana ndapetin duitnya … tau-tau udah penuh aja rekeningnya, mana rela dia balikin ke negara. Errrr …

Jadi, kira-kira Presiden mana yang berani terima gagasan tentangKAMPUNG KORUPTOR ini? Letaknya di sebelah KAMPUNG DERET juga boleh tuh :v

Read More

Takut Tekor

Setelah seminggu ini tenang-tenang memantau pegawai yang baru dikirim dari kampung, tiba-tiba tadi malam terkejut-kejut lagi. Ya, rasanya macam kesetrum gitu deh. Adek pegawai kirim pesan di YM, pakai bahasa ibu dia tentu saja yang artinya dia mau berhenti.

Gubrak!!!

Suami langsung tanya alasan dan penyebabnya. Jawabnya paling bikin sebal, tidak ada apa-apa, cuma mau berhenti aja. Otak nih langsung stuck dengar jawaban begini. Dunia pun terasa berhenti berputar. Berjuta solusi jadi tertahan tak bisa dibagikan. Lalu terpikir pekerja yang sekarang sudah masuk tahun ke-2, yang dulu juga sempat minta berhenti karena tergiur ajakan temannya untuk bekerja di perusahaan catering. Saat itu dia mau mendengar dan mencerna kisah-kisah yang saya bagikan, gencar saya memotivasinya bahwa bekerja di mana pun akan sama saja, harus beradaptasi dan terus belajar tak berkesudahan. Hasilnya, sekarang dia sudah menikmati dan semoga bisa terus bertahan bekerja sama dengan kami di sini. Maka, saya pun usulkan pada suami agar mengajak bicara adek pegawai, empat mata saja.

Cuma yah, saya mah membayangkan mereka akan ngobrol di warung kopi sambil ditemani segelas kopi dan sepiring cemilan yah …. eehhh suamiku malah cuma mengajaknya bercengkerama di pojokan ruko. Hadehhh … gak keren blas :D Untungnya hasilnya keren, adek pegawai mengurungkan niat dan mau menerima masukan-masukan yang ditebar suami.

Rupanya, si adek pegawai ini mengaku gentar lihat perputaran uang. Takut tekor, katanya. Memang sih, kemungkinan tekor itu sangat besar, tapi jika kerjanya fokus, teliti, dan tidak asal-asalan pasti gak tekor. Dan banyak petuah-petuah lainnya ditebar suami. Semoga saja dia mau menantang dirinya untuk memberikan yang terbaik di sini. Karena, dalam seminggu ini sih kami puas banget melihat kinerjanya.

Sliweran sih dapat kabar, kalau pekerja yang masuk bulan ke-4 senang perintah-perintah yang baru ini, tapi soal beginian mah terlalu cemen kalau sampai bikin yang baru gentar untuk bertahan ‘kan. Dimanapun nanti, akan ketemu dengan tipe orang yang seperti itu. Jadi ya harus kuatkan hati dan mental dari sekarang  aja.

Read More

Tips Bagi Penjual On-Line

Keponakanku Attar akan 40 hari tanggal 21 Maret nanti. Biasa deh, ada acara 40 hari, gunting rambut dan lain-lain gitu.  Sebagai tante yang baik, bisa bantuin apa yaaaa? Kondisi pun masih belum fit 1juta % pula ‘kan. Akhirnya inisiatf aja googling sana sini cari informasi penyedia layanan menu untuk akikah sejak usia Attar baru beberapa hari.

Ketika kepincut dengan 1 web jualan on line, saya tungguin tuh ada marketingnya yang on line. Ada gambar begini soalnya.

OFFLINE

OFFLINE

Karena tidak kunjung ONLINE juga, saya SMS aja deh. Sudah berbalas-balas, sudah puas dengan informasinya, masih juga dikasih web terbaru. Katanya yang lama sudah tidak valid. Ok!

Nah, kemarin ini bersambung lagi, karena sudah ada tanggal pasti dari orang tua Attar. Berbalas sms dan telponan juga, tapi tidak sepatah katapun ada menyatakan kalau HARGA di webnya itu ada perubahan. Oleh karenanya, merasa aneh aja ketika konfirmasi pesanan, baru ada pemberitahuan harga naik 10%. Wew.

Sepele yah? Tapi bikin sangkutan di hati.

Jadi saran niy bagi pedagang on line, ada baiknya mencantumkan sebaris kalimat : HARGA DAPAT BERUBAH SEWAKTU-WAKTU! Dengan adanya kalimat ini, tentunya pelanggan pun segera memaklumi. Jika informasi perubahan harga baru disampaikan BUKAN pada awal komunikasi, maka akibatnya pelanggan akan merasa dijebak, padahal bisa saja sih pihak penjual tidak bermaksud begitu juga kan.

Dah, gitu aja :D 

Read More

Daftar Donatur Untuk Pelatihan Kreasi Flannel @Sinabung, Tanah Karo

Melanjutkan tulisan tentang rencana memberikan pelatihan padat karya pada saudara-saudara kita yang masih tinggal di pengungsian ataupun sudah kembali ke rumah yang hampir 6 bulan menjadi korban erupsi Gn Sinabung di Tanah Karo, Sumatera Utara, maka daftar ini dapat memotivasi teman-teman demi tergerak hatinya untuk berpartisipasi demi terselenggaranya pelatihan ini.

Mutasi per 3 Maret 2014

Mutasi per 3 Maret 2014

Mutasi 4 Maret 2014

Mutasi 4 Maret 2014

Mutasi 5 Maret 2014

Mutasi 5 Maret 2014

Donasi yang masuk via Mandiri Mbak Susi :

1. Uniek K – Rp 100.000

2. Rohani -  Rp   30.000

3. Eria Sari – Rp 300.333

4. Isnaini Komarudin – Rp 60.333

5. Rahmi Aziza – Rp 60.333

6. Rie Blora – Rp 300..768

7. Ida Nur Laela – Rp 300.333

TOTAL DONASI yang masuk per 5 Maret 2014 11.45am : Rp 1.870.000,-

Daftar ini akan kami perbarui secara berkala sesuai bertambahnya donasi yang masuk.

Untuk memudahkan niat baik teman-teman, kami pajang lagi nomor rekeningnya di sini, agar tidak perlu repot-repot membuka tulisan yang lain :)

Atas Nama : AZIS MUSLIM
Rek #: 428-1808-740
BCA KCU SUNTER MALL Jakarta Utara
contoh transfer untuk 4 paket @30.000 = Rp 120.333,-

 

TERIMA KASIH.

 

Read More

Akhir Pekan Bersama Egi dan Adek Attar

Sudah lama ya tidak ada cerita tentang permen cantikku. Padahal ada aja sih ulahnya yang bikin haru atau sekedar mesem. Seperti Sabtu kemarin, mamanya sms kalau Egi minta diantar ke rumahku dari sepulang sekolah. Tapi baru terwujud malam hari. Sesampainya di rumah, langsung deh Biuda nanya-nanya kepo.

Biuda : Dek, kata mama dari tadi siang sudah mau ke sini ya?

Egi : *manggut-manggut manja*

B : Emang kenapa, dek?

E : *menatap dengan melas gitu*

B :  jangan-jangan kangen sama Biuda ya? (ini pertanyaan iseng menggoda sebenernya.)

E : *ngangguk-ngangguk lagi*

B : Ngomong dong dek, kok gak ada suaranya.

Read More
12345...102030...

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 33 other subscribers

Top Guest Star

2 comments
1 comment
irda ny karo
1 comment
1 comment
1 comment

Categories